PADANG, METRO – Kasus pencurian dengan kekerasan atau begal kembali terjadi di Kota Padang. Aksi pembegalan itu terjadi Minggu (3/3), sekitar pukul 03.30 WIB bertempat di Jalan Pampangan, Kelurahan Pampangan, Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg) dengan korban Glen Fredi (19) beserta temannya Kevin (15).
Kapolsek Lubeg AKP Rico Fernanda membenarkan peristiwa pembegalan tersebut terjadi di wilayah hukumnya. Katanya, hal itu menyebabkan korban mengalami luka di bagian kepala dan paha. Sehingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.
”Kejadian pembegalan ini terungkap berdasarkan laporan yang dibuat oleh ibu korban. Anaknya Kevin dilaporkan menjadi korban pembegalan tersebut dengan laporan nomor LP/59 /K/III/2019/Sektor Lubeg,” ujar Rico.
Dikatakan Rico, berdasarkan laporan dari ibu korban, kejadian berawal ketika kedua korban sedang melintas jalan Pampangan untuk pulang setelah bermalam mingguan. Saat di jalan tersebut korban bertemu dengan sekelompok remaja yang diperkirakan sekitar lebih dari 30 orang.
”Sekelompok remaja tersebut menyerang kedua korban sehingga korban mengalami pendarahan di bagian kepala dan paha tepat di sebelah kanan akibat tusukan senjata tajam. Selanjutnya sepeda motor milik korban beserta satu HP diambil oleh seorang pelaku. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp18 Juta,” ungkap Rico.
Dengan bergerak cepat sekitar pukul 11.30 WIB personel Polsek Lubeg berhasil mengamankan 4 orang remaja yang diduga sebagai pelaku dalam pembegalan tersebut. Polisi telah mengantongi mengetahui ciri-ciri pelaku dari korban.
”Awalnya kami mengamankan Febrio Kurniawan (17) yang saat itu tengah berada di rumahnya di kawasan Pengambiran Lubeg. Keberadaan pelaku diketahui dari keterangan saksi dan masyarakat. Dari keterangan Febrio diamankan tiga pelaku lainnya yakni Bobi Surya Putra (17), Meizi Indrawan (18), Muhammad Fadli (19), yang juga masih di Kawasan Pengambiran,” ungkap Rico.
Selanjutnya Jajaran Personel Lubeg mengamankan keempat pelaku beserta barang bukti HP Xiomi Mi A 1 warna Hitam yang merupakan milik salah seorang korban ke Mapolsek Lubeg. Semuanya diinterogasi dan demi pengembangan lebih lanjut.
”Saat ini masih dalam tahap penyelidikan dan penyidikan untuk pengembangan kasus ini, untuk mencari teman-teman pelaku lain yang diperkirakan saat kejadian berkisar 30 orang,” pungkas Rico. (r/rgr)











