METRO PESISIR

IDI harus Berkontribusi Nyata di Dunia Kesehatan

0
×

IDI harus Berkontribusi Nyata di Dunia Kesehatan

Sebarkan artikel ini

PADANGPARIAMAN, METRO – Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur mengharapkan IDI di Padangpariaman benar-benar dirasa manfaat keberadaannya oleh anggota dan masyarakat Padang Pariaman.
“Saya pernah mendengar langsung dua pesan penting Ketua Umum IDI Daeng M Faqih, untuk semua anggota dan tingkatan IDI seluruh Indonesia,” kata Suhatri Bur, saat mengahadiri pelantikan pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Padangpariaman Periode 2018-2021, kemarin.
Katanya, IDI diharapkan berkontribusi nyata untuk dunia kesehatan di Indonesia. Dua, bagaimana menjawab pertanyaan atau tantangan dari dokter-dokter di dunia digital saat ini.
”Menurut saya, setiap organisasi profesi seharusnya dapat berjalan dengan baik sesuai tuntutan program kerja yang telah disepakati bersama anggota. Jangan hanya sekedar menjawab tuntutan regulasi bahwa organisasi itu harus ada maka diadakan kemudian ditinggalkan saja sama ketua sampai nanti berakhir dan dipilih lagi pengurus yang baru,” ujarnya.
Suhatri Bur juga mengingatkan kepada sekretaris IDI yang punya tugas berat menggerakkan dan mengatur administrasi organisasi.
“Organisasi bisa berjalan baik jika sekretaris memahami tugasnya. Banyak organisasi yang ketua nya berjalan sendiri. IDI, juga bertanggung jawab memantau kebutuhan masyarakat dalam pelayanan kesehatan,” ungkapnya.
Setidak tidaknya memberitahukan ke Dinas Kesehatan jika menemukan kasus penyakit di masyarakat. Suhatri Bur menjawab harapan dan permintaan Ketua IDI Padangpariaman terhadap perhatian dan fasilitasi dari Pemerintah Kabupatenpadang Pariaman, akan mengkajinya dengan cermat berdasarkan regulasi yang ada.
Sementara itu, Ketua IDI Wilayah Sumbar Pom Harry Satria, mengapresiasi keberadaan IDI Padang Pariaman sebagai IDI cabang tertua dan bisa melahirkan IDI Cabang Pariaman.
Katanya, saat ini Kabupaten Padangpariaman sedang mendapat perhatian dan tumpuan pengembangan profesi, pengabdian pada masyarakat oleh dokter, bahkan sedang disiapkan sebuah Rumah Sakit Pendidikan,” ungkapnya.
Dikatakan, sudah melakukan MoU dengan Rektor UNP dalam rangka mendirikan Fakultas Kedokteran di Padangpariaman. Syaratnya tentu harus ada rumah sakit milik pemerintah yang bisa dijadikan tempat pendidikan.Pom Harry juga mengapresiasi usaha Bupati Padang Pariaman dalam menyiapkan kampus kedokteran.
Padangpariaman adalah satu-satunya daerah yang antusias menyediakan lahan dan dukungan pengembangan pendidikan kedokteran di Sumbar,” puji Pom Harry.
Pom Harry atas nama IDI Sumbar ingin menawarkan kepada Padangpariaman untuk memberikan advokasi, pembangunan kesehatan dan pengembangan profesi dokter di Padangpariaman.
”Dengan Mentawai kami sudah membuat desa binaan tingkat nasional IDI. Kami juga sudah menyiapkan modul pembinaan desa terpencil dan diadopsi oleh seluruh IDI di Indonesia,” ujarnya.
Dia menyinggung sedikit kasus yang pernah terjadi di RSUD Padangpariaman. Dia menyatakan keyakinannya atas komitmen teman sejawatnya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. (efa)

Baca Juga  Wabup: Makan Bajamba, Bukti Kebersamaan