METRO PADANG

Pasarkan Produk, Pelaku UKM Diajak Berani Digital

1
×

Pasarkan Produk, Pelaku UKM Diajak Berani Digital

Sebarkan artikel ini
BERANI DIGITAL— Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Padang, Fauzan Ibnovi, kegiatan ‘Kota Masa Depan, Padang Berani Digital’ yang berkolaborasi dengan Grab Indonesia di Ruang Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Kamis (27/6).

AIAPACAH, METRO–Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Padang, Fauzan Ibnovi mengajak pelaku usaha di daerah tersebut untuk berani digital. Dengan begitu, peluang memasarkan produk akan lebih terbuka.

“Pelaku usaha harus berani digital agar pro­duk­nya dapat dikenal publik,” katanya saat membuka kegiatan ‘Kota Masa De­pan, Padang Berani Digital’ yang berkolaborasi dengan Grab Indonesia di Ruang Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Kamis (27/6).

Dikatakan Fauzan, pelaku usaha diharapkan me­nyadari kondisi saat ini yang mementingkan digitalisasi. Pelaku usaha dituntut berani untuk digital karena peluang memasarkan produk sangat terbuka lebar di dunia digital, tidak lagi dibatasi akses wilayah, tempat, dan hal lain.

Baca Juga  Mengatasi Tawuran Remaja

“Tidak perlu sewa tempat cukup berjualan dari rumah, manfaatkan platform digital, produknya sampai ke luar batas wila­yah, bahkan ke dunia internasional. Tentu catatannya, kualitas harus diutamakan, kemasan harus diperhatikan, dan harga harus bersaing. Ini nanti yang jadi salah satu syarat un­tuk produk-produk UMKM Kota Padang ini bersaing dengan produk-produk dari daerah lain,” ujarnya.

Fauzan sempat menyinggung kegiatan yang digagas Grab Indonesia dan Dinas Koperasi dan UKM Padang tersebut. Menurutnya, kegiatan ini dalam rangka melatih pelaku usaha. Termasuk dalam pemasaran di dunia digital, utamanya pada platform digital Grab Indonesia.

Baca Juga  RIVYA Hadir di Padang, Skincare Pertama di Indonesia dengan Ekstrak Tanaman Backhousia

Fauzan juga menyebut, kegiatan pengenalan platform digital bagi UKM su­dah dimulai dari Januari hingga Juni. Seperti memberikan sejumlah pelatihan dan menghasilkan 120 pelaku usaha yang siap masuk dalam platform Grab Indonesia.

“Ini bukan langkah akhir, tapi langkah awal yang dapat berkelanjutan, sehingga nantinya banyak lagi pelaku usaha di Kota Padang yang masuk ke platform digital, bukan hanya Grab, tapi seluruh platform digital dimasuki sehingga memperluas pasar dari produknya,” ujar Fauzan. (brm)