PADANG, METRO–Menjelang peringatan hari Bhayangkara yang ke 78 seorang anggota polisi di Padang adakan bakti sosial dengan memberi makanan sehat untuk ratusan anak yang mengalami gejalan stunting di Kelurahan Banuaran, Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg) Kota Padang.
Menyongsong Hari Bhayangkara ke-78 yang jatuh pada 1 Juli tahun 2024 menjadi momentum bagi seorang anggota polis yang bernama Aipda Dian Wihendro Ratno yang bertugas sebagai Kasi Humas Polsek Lubeg untuk saling berbagi.
Ratusan anak yang didampingngi orang tuanya mendapatkan bantuan paket makanan sehat dari seorang anggota polisi di salah satu Yayasan Berkah Amal Salih yang berada di Kelurahan Banuaran, Kecamatan Lubeg.
Dengan dibantu Biddokkes Polda Sumbar, ratusan paket makanan sehat tersebut yang berisi susu telur roti vitamin ludes dibagikan kepada anak yang mengalami gejala stunting. Selain itu juga ada makanan yang sudah dimasak seperti ikan, daging dan sayur-sayuran. Dalam kesempatan yang sama juga diberi penyuluhan dalam kepada orang tua cara mencegah terjadinya stunting pada belita.
Kabid Dokes Polda Sumbar dr Rira Susanti mengatakan, pencegahan terjadinya stunting pada anak harus dimulai dari dini dengan memberikan asupan gizi yang cukup. Kegiatan yang lakukan Yayasan Berkah Amal Salih oleh seorang anggota polisi ini bisa menjadi contoh bagi yang lain. Terus terang kami sangat mendukung sekali kegiatan Dian ini, jarang terjadi. Dan ini perbuatan yang patut kita contoh
“Apa yang dilakukan Aipda Dian Wihendro Ratno ini adalah tugas mulia Polri dan membantu program pemerintah. Kami bangga aksi yang dilakukan sejak 4 tahun lalu yang sudah diperbuat Aipda Dian Wihendro Ratno itu,” ujar Rira Susanti.
Sementara Aipda Dian Wihendro Ratno, seorang anggota polisi aktif, dikenal sebagai bapak asuh anak stunting di Kota Padang, mengatakan pada momentum Hari Bhayangkara ke 78 ini, dirinya masih dapat melakukan kegiatan bakti sosial dengan berbagi makanan sehat dengan anak yang mengalami gejalan stunting. “Alhamdulillah, kita bisa berbuat yang terbaik untuk penerus generasi muda,” ucapnya.
Camat Lubuk Begalung Andi Amir, mengatakan dari data yang ada anak aatu belita yang mengalami gejalan stunting se Kecamatan Lubuk Begalung sebanyak 124 anak. dari angka tersebut pemerintah serta pihak yang terkait akan terus melakukan upaya dalam menekan angka stanting dengan mengangkat program dapur sehat dan bergizi yang tersebar di setiap kelurahan.
“Alhamdulillah, di tengah situasi itu terntata ada anggota Polri Aipda Dian Wihendro Ratno yang snagat peduli dengan anak anak stunting. Kami mendukung apa yang diperbuat Aidpa Dian Wihendro Ratno,” ucap Andi Amir. (ped)






