METRO PADANG

Pemko Dorong Promosi Pariwisata Padang lewat Film

0
×

Pemko Dorong Promosi Pariwisata Padang lewat Film

Sebarkan artikel ini
Andre Algamar Pj Wali Kota Padang Padang

PADANG, METRO–Penjabat (Pj) Wali  Kota Padang Padang Andre Algamar mengatakan, Pemerintah Kota (Pemko)  Padang meminta hotel-hotel, restoran dan biro perjalanan untuk memutar video-video promosi pariwisata Kota Padang.

“Kita akan buatkan atu­rannya, agar video tersebut dapat diputar di kamar-kamar hotel, lobby, restoran ataupun di biro-biro perjalanan,” kata Andre melalui keterangan pers pada Sabtu (15/6) malam.

Hal itu menurut Andre, ber­tujuan untuk lebih me­ng­gairahkan pariwisata, serta meningkatkan animo masya­ra­­kat, baik lokal, nasional maupun internasional untuk ber­kunjung ke Kota Padang.

“Sudah saatnya kita bergeser dari promosi me­lalui flyer ke video-video dan film yang mengangkat potensi dan kekayaan wisata,” lanjut Andre.

Andre menilai, promosi melalui video dan film sangat efektif dalam membranding suatu lokasi, serta memancing rasa penasaran dan menarik keinginan orang untuk berkunjung ke suatu lokasi.

Ia mencontohkan tangga yang berada di kawasan Bronx Kota New York di Amerika Serikat, tangga tersebut menghubungkan jalan Shakespeare dan Anderson di West 17th Street di lingkungan Highbridge di Bronx New York City.

Sejak menjadi lokasi pembuatan film Joker yang meledak di pasaran pada tahun 2019, tangga tersebut menjadi terkenal dengan nama Joker Stairs dan setiap tahun ribuan orang berkunjung hanya untuk berfoto di lokasi tersebut.

Hal yang sama dengan boomingnya drama-drama Korea (Drakor), turut mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan, termasuk wisatawan Indonesia ke Negeri Ginseng tersebut.

“Padang memiliki banyak potensi wisata, mulai dari keindahan alam, seni budaya, kuliner, kawasan peninggalan sejarah (kota tua), tinggal bagaimana kita bisa mendorong Pa­dang bisa men­jadi lokasi pembuatan (shooting) film,­” imbuh Andre.

Dengan memperbanyak video/film promosi wisata, dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, yang akan berdampak pa­da Pendapatan Asli Daerah sektor pariwisata, serta tentunya juga dapat me­nun­jang peningkatan pe­rekonomian masya­ra­kat, terutama yang berada di kawasan wisata tersebut. (brm)