PADANG, METRO–Kepala Kemenag Kota Padang H. Edy Oktafiandi buka kegiatan panen karya karifan lokal “Sumbang Dua Baleh” sekaligus meresmikan gedung ruang Kepala dan mengukuhkan agen Perubahan di ) di MAN 1 Kota Padang, Rabu (12/6). Hadir pada kegiatan tersebut kasubag Kemenag Kota Padang dan Komite.
Kepala MAN 1 Kota Padang, Afrizal ,S.Ag mengatakan MAN 1 Kota Padang telah dapat melaksanakan kegiatan Panen Karya P5-PPRA, kita ujudkan untuk terwujudnya para siswa yang mandiri, siap pakai di tengah -tengah masyarakat . “Dari tema ini ada dua ending yang kita lihat,pertama adalah budaya dan kedua adalah masa depan terhadap lapangan kerja ke depannya. Kegiatan Sumbang Dua Baleh kita angkat kegiatan ini supaya selalu diingat dan selalu di jaga,” ungkap Afrizal.
Dikatakan Afrizal, kegiatan itu bernuansa kewirausahaan yang kita siapkan para siswa yang terampil dalam mengemas dirinya kedepan. Pada kesempatan ini kita juga melaksanakan peresmian pemakaian ruang Kepala MAN 1 Kota Padang yang baru.
Ini kita wujudkan sebagai bentuk pelayanan yang sangat prima dan kita juga melakukan pengukuhan agen – agen perubahan. Bahwa kita mampu untuk mengujudkan Madrasah yang maju,Madrasah bermutu dan Madrasah yang mendunia.
Kita tetap bergerak yakni peningkatan mutu untuk lulusan ,kita telah siapkan inovasi terbaru pembentukan lokal taruna bisnis dan lokal taruna arabia ini kita bisa tingkatkan kualitas, pengembangan kegiatan siswa. “Dengan acara Panen Karya P5-PPRA Kearifan Lokal “Sumbang Duo Baleh ini merupakan pengembang kesiswaan, pengembangan sarana prasaran dan hubungan dengan masyarakat sehingga bisa diketahui oleh publik banyak,’ ucap Afrizal.
Kepala Kemenag Kota Padang H. Edy Oktafiandi memberikan apresiasi kepada MAN 1 Kota Padang. Kami sangat terkagum-kagum dengan perubahan oleh Kepala Madrasah dengan adanya inovasi -Inovasi yang telah dilakukan. Tentunya kita berharap perubahan yang dilakukan baik secara bidang pendidikan dengan kegiatan Panen Karya menampilkan budaya Minangkabau yakni sumbang duo Baleh, kewirausahaan anak -anak kita yang tampil dengan keterampilan sebaik mungkin sebagai proses pelajaran selama ini.
Ditambah lagi dengan pembenahan sarana prasarana terutama ruang Kepala Madrasah dan TU, ini memang harus kita jadikan. Sebagai ruangan terbaik. Kerena sosok sebuah lembaga tersebut kita lihat bentuk dan lingkungan pelayanan dari Kantor tersebut adalah Kepala dan TUnya.
“Sesuai dengan dengan penilaian indikatornya pelayanan itu adalah yang pertama adalah lingkungan pelayanan baik, indah,asri,rapi dan membuat kenyamanan dalam lingkungan tersebut kemudian terkait dengan Good governance,tampilan orang melayani dan komunikasi, tutur kata. Itu Kegitan yang dilakukan oleh siswa kita belajar tentang Sumbang Duabaleh dan terakhir tentang regulasinya harus ada dasar hukumnya,” ungkap Edy Oktafiandi. (ped)






