AGAM/BUKITTINGGI

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkab Agam Canangkan Project 1 Nagari 1 Pengolahan Sampah

1
×

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkab Agam Canangkan Project 1 Nagari 1 Pengolahan Sampah

Sebarkan artikel ini
TANAM POHON— Penanaman bibit Cemara Laut dan Ketapang sebanyak 1000 pohon sebagai bagian dari acara peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024, Rabu (13/6) di tepi Pantai Muaro Mati.

AGAM, METRO–Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menjadikan Kabupaten Agam sebagai tuan rumah peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia 2024. Diketahui kegiatan yang digelar pada Rabu (12/6) ini dipusatkan di kawasan wisata Pantai Tiku, persisnya di Masjid Sirah, Muaro Mati, Kecamatan Tanjung Mutiara.

Dalam kesempatan ter­sebut, Pemkab Agam kem­bali menunjukkan komitmennya dalam menjaga lingkungan dengan menc­anangkan Project 1 Nagari 1 Pengolahan Sampah.

“Project 1 Nagari 1 Pengolahan Sampah ini adalah langkah konkret kita untuk menangani masalah sampah di setiap nagari. Dengan adanya pengelolaan sampah yang baik, kita dapat mengurangi dampak negatif sampah terhadap lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup ma­syarakat,” ujar Bupati Agam Andri Warman.

Bupati Agam juga menekankan bahwa proyek ini adalah bagian dari upaya daerah untuk mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan.

“Melalui inisiatif ini, kita tidak hanya berfokus pada penanganan sampah, tetapi juga pada edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian ling­kungan,” tambahnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat, Tasliatul Fuaddi dalam sambutannya menyatakan apresiasi dan du­kungannya terhadap pro­yek ini.

“Kabupaten Agam dipilih menjadi percontohan dalam pengelolaan sampah karena telah menunjukkan prestasi yang luar biasa dalam bidang lingku­ngan, seperti menjadi nomi­nator Piala Kalpataru dan meraih penghargaan Adipura dua tahun berturut-turut,” ungkap Tasliatul.

Baca Juga  Peletakan Batu Pertama Pembangunan The Balcone Suites and Convention Dimulai di Daerah Kabupaten Agam

Tasliatul juga menambahkan bahwa proyek ini diharapkan dapat menjadi model bagi kabupaten dan kota lain di Sumatera Barat.

“Dengan adanya Pro­ject 1 Nagari 1 Pengolahan Sampah, kami berharap setiap nagari di Agam dapat memiliki sistem pengelolaan sampah yang efek­tif dan efisien, yang pada akhirnya dapat diterapkan di seluruh Sumatera Barat,” ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Agam, Afniwirman menyebut, pe­ringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia kali ini bertemakan Penyelesaian Krisis Iklim Dengan Inovasi dan Prinsip Keadilan.

“Sebagai tuan rumah, Agam mengundang ku­rang l ebih sebanyak 550 peserta yang terdiri dari pemerintahan provinsi, pemerintahan kabupaten dan kota di Sumbar hingga pihak swasta,” ujarnya.

Pelaksanaan Hari Ling­kungan Hidup Sedunia 2024 di Agam lanjutnya, terdiri dari sejumlah kegiatan seperti penanaman pohon, aksi bersih pantai hingga penyerahan sertifikat kepada pihak swasta yang peduli terhadap lingkungan.

Sebagai bagian dari aca­ra peringatan Hari Ling­­kungan Hidup Sedunia 2024, juga dilakukan penanaman bibit Cemara Laut dan Ketapang sebanyak 1000 pohon di tepi Pantai Muaro Mati.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Agam, Afniwirman, menyatakan bahwa kegiatan penanaman pohon ini merupakan bagian dari upaya untuk mengatasi krisis iklim dan menjaga kelestarian lingkungan.

Baca Juga  Dibangun Berkat Bantuan Orang Tua Santri, Rumah Tahfizh Tarakan Lahirkan Generasi Qurani

“Penanaman pohon ini merupakan salah satu langkah nyata dalam menyelesaikan krisis iklim. Kami berharap, dengan penanaman ini, kawasan Pantai Muaro Mati dapat menjadi lebih hijau dan terlindungi dari abrasi,” ujarnya.

Bupati Agam, Dr H Andri Warman, MM, yang turut hadir dalam acara ter­sebut, menyampaikan ap­re­siasinya terhadap upaya kolektif ini.

“Kami sangat bangga bisa menjadi tuan rumah peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024. Penanaman pohon di Pantai Muaro Mati ini merupakan simbol dari komitmen kita bersama dalam menjaga lingkungan,” katanya.

Bupati Andri Warman juga menekankan pentingnya keberlanjutan dan tang­gung jawab lingkungan di setiap lapisan ma­syarakat.

“Kita harus terus meningkatkan kesadaran dan tindakan nyata untuk menjaga lingkungan. Tidak hanya pada saat peringatan Hari Lingkungan Hidup, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Selain penanaman pohon, acara ini juga mencakup kegiatan aksi bersih pantai dan penyerahan ser­tifikat kepada pihak swasta yang menunjukkan kepedu­lian terhadap ling­kungan.

Dengan adanya berbagai kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin tergerak untuk berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan ba­gi lingkungan di Kabupaten Agam,”ujar bupati. (pry)