BERITA UTAMA

Turis Amerika Tewas Dihantam Ombak saat Berselancar, Papan Surfing Terbelah Dua

0
×

Turis Amerika Tewas Dihantam Ombak saat Berselancar, Papan Surfing Terbelah Dua

Sebarkan artikel ini
TEWAS— WNA asal Amerika yang ditemukan tewas akibat dihantam ombak saat berselancar di Pulau Pitojat, Kecamatan Pagai Selatan, dievakuasi.

MENTAWAI, METRO–Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Amerika yang hilang saat melakukan aktivitas olahraga selancar (surfing) di perairan Pulau Pitojat, Kecamatan Pagai Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, ditemukan tim SAR gabungan, Rabu (12/6) sekitar pukul 09.30 WIB.

Nahasnya, turis bernama Erick Robert Soreker (43), ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Usai ditemukan, jena­zah korban langsung dievakuasi menggunakan boat ke Puskesmas Sikakap untuk dilakukan pembersihan lalu diserahkan kepada keluarga.

Kapolsek Sikakap AKP Ronnal Yandra mengatakan, WNA asal Amerika itu dilaporkan hilang oleh istrinya sejak Selasa (11/6) sekitar pukul 18.00 WIB. Pasalnya, korban tidak kembali usai berselancar di perairan Pulau Pitojat, Kecamatan Pagai Selatan.

“Setelah mendapat laporan itu, kami bersama warga Sikakap melakukan pencarian. Berdasarkan keterangan istrinya, korban berselancar di daerah titik ombak rags. Papan surfing korban ditemukan patah dua, tapi korban tidak ditemukan di lokasi,” ungkap AKP Romal.

AKP Romal menuturkan, sebelumnya korban berangkat dari Pulau Sibigeu menuju Pulau Pitojat untuk melakukan kegiatan olahraga surfing menggunakan boat bersama dua orang temannya. Namun, korban tidak kembali ke boat pada pukul 18.00 WIB.

“Oleh karena itu, rekan korban dan karyawan resort melakukan pencarian bersama-sama. Setelah dilakukan pencarian, korban tidak ditemukan juga hingga dilaporkan kepada kami dan SAR mentawai,” ujar AKP Romal.

Pada pencarian hari pertama, kata AKP Romal, tim SAR gabungan berusaha melakukan penyisiran di sekitaran korban bermain surfing hingga ma­lam. Lantaran tidak memungkinkan dan berbahaya, pencarian pun dilanjutkan pada besok paginya (hari ini-red).

“Pencarian hari kedua, setelah beberapa jam me­lakukan penyirisan, korban akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Dugaan sementara, korban digulung ombak hingga tenggelam,” jelas AKP Romal.

Sementara, Kepala Kan­tor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Rudi menuturkan, pihaknya men­dapat laporan WNA tersebut hilang pada pukul 23.50 WIB. Setelah itu, pihaknya langsung menge­rahkan personel untuk me­lakukan pencarian terha­dap korban.

“Kami dapat laporan peselancar hilang saat sedang surfing di Perairan Pulau Pitojat. Korban berhasil ditemukan oleh keluarga korban bersama dengan Tim SAR gabungan pada pukul 09.30 WIB,” kata Rudi.

Dijelaskan Rudi, pada pukul 10.00 WIB korban langsung dievakuasi oleh Tim SAR gabungan menggunakan boat menuju Sikakap. Hasil pemeriksaan dokter, korban dinyatakan sudah meninggal dunia. Pada pukul 12.30 WIB, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga.

“Dengan telah ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai. Semua unsur dikembalikan ke satuan masing-masing. Menutur keluarga korban, rencananya jenazah korban akan dibawa ke Pa­dang lalu diterbangkan ke Amerika,” tutupnya. (rul)