BERITA UTAMA

Penyidik Usul Hasto Dicegah ke Luar Negeri, Pimpinan KPK Menolak

3
×

Penyidik Usul Hasto Dicegah ke Luar Negeri, Pimpinan KPK Menolak

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata

JAKARTA, METRO–Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusulkan agar Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dicegah ke luar negeri. Pencegahan itu terkait dengan penyidikan kasus dugaan suap penetapan anggota DPR yang men­jerat mantan caleg PDIP yang kini buron Harun Masiku.

Namun, permintaan itu ditolak pimpinan KPK. Wa­kil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, pim­pinan KPK meminta agar pencegahan ke luar negeri terhadap Hasto ditunda.

“Itu tadi kooperatif yang bersangkutan akan datang. Sepanjang yang bersangkutan ada di Jakarta dan menghormati hukum dan datang setiap panggilan KPK enggak ada relevansi juga dilakukan pencegahan,” kata Alex di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (12/6).

Baca Juga  Spesialis Rumah Kos Bongkar 6 TKP

Alex menjelaskan, pen­cegahan ke luar negeri itu dilakukan terhadap saksi atau tersangka yang berpotensi melarikan diri. Ka­rena itu, pencegahan ke luar negeri tidak diperlukan jika pihak tersebut berada di Indonesia dan bersikap kooperatif.

“Kalau saksi itu koope­ratif apalagi Pak Hasto sen­diri mengatakan akan hadir gunanya apa dicegah?,” ucap Alex.

Di sisi lain, Alex mengatakan Hasto akan dipanggil lagi oleh penyidik KPK untuk diperiksa. Ia mendapat informasi bahwa Hasto meminta untuk dijadwalkan pada bulan Juli.

”Saya diberi tahu akan dipanggil lagi. Atau bahkan Pak Hasto sendiri yang akan datang sendiri kan, jadi enggak perlu panggilan. Kalau enggak salah bulan Juli atau apa yang bersangkut minta dijadwalkan,” ujarnya.

Baca Juga  Tak ada Angin tak ada Hujan, Pohon Tumbang Timpa Mobil Parkir

Penyidik KPK telah memeriksa Hasto sebagai saksi kasus dugaan suap yang menjerat Harun Ma­siku, pada Senin (10/6). KPK sebelumnya membuka kemungkinan untuk kembali memeriksa Hasto.

Disinggung mengenai jadwal pemeriksaan Hasto berikutnya, Alex mengaku belum mengetahuinya. Me­nurutnya, Hasto sudah menyatakan akan hadir dalam pemeriksaan berikut­nya tanpa perlu surat pemanggilan pemeriksaan.

“Pak Hasto sendiri yang akan datang sendiri jadi enggak perlu panggilan kalau enggak salah bulan Juli yang bersangkut minta dijadwalkan,” pungkasnya. (jpg)