BERITA UTAMA

Pria 37 Tahun Ditemukan Tewas di Bawah Pohon

1
×

Pria 37 Tahun Ditemukan Tewas di Bawah Pohon

Sebarkan artikel ini
PENEMUAN MAYAT— Polisi melakukan olah TKP penemuan mayat di Kelurahan Purus, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang.

PADANG, METRO–Warga Kelurahan Purus, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang tergeletak di bawah pohon tepi bandar dekat Masjid Nurul Anhar, Rabu, (12/6) sekitar pukul 06.00 WIB. Belum diketahui penyebab pria itu tewas di sana.

Hanya saja, saat ditemukan, mayat korban bernama Faisal berumur 37 tahun itu, mengenakan baju kaos oblong warna hitam dengan celana pen­dek. Selain itu, pada mulut korban mengeluarkan air liur. Warga pun beramai-ramai datang untuk menyaksikan penemuan mayat tersebut.

Kasi Humas Polresta Padang Ipda Yanti Delfina, kepada POSMETRO mengatakan bahwa pihaknya telah mengantongi identitas korban, yang merupakan warga setempat.

“Untuk identitas korban telah kami ketahui, korban bernama Faisal, warga Purus II RT 5, RW 3, Kelura­han Purus, Kecamatan Pa­dang Barat, Kota Padang, yang sehari-harinya bekerja sebagai nelayan,” katanya.

Dijelaskan Ipda Yanti, kronologis penemuan korban berawal saat salah seorang jemaah Masjid Nurul Anhar sehabis shalat subuh berjalan di sekiatar lokasi dan melihat seorang laki-laki tergeletak di ba­wah pohon. Saksi tersebut langsung memberitahukan kepada jemaah mesjid lainnya untuk me­ngecek bersama-sama.

“Warga erbondong-bondong datang ke TKP dan melihat kondisi korban yang mengenakan baju kaos oblong warna hitam dengan celana pendek su­dah tidak bernyawa. Selain itu, mulut korban mengeluarkan air liur,” jelasnya.

Ditambahkan Ipda Yan­ti, Ketua RW setempat, Armias (62) yang berada di lokasi dan menyaksikan penemuan mayat tersebut langsung melaporkannya ke Babinkamtibmas Kelurahan Purus. Segera personel Polsek Padang Barat datang ke lokasi untuk mengamankan TKP.

“Tak lama berselang datang SPKT dan tim Inafis Polresta Padang untuk me­lakukan olah TKP. Setelah itu, mayat korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumbar untuk dilakukan visum. Hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda luka ania­ya pada tubuh korban,” tutup Ipda Yanti. (brm)