JAKARTA, METRO–Menteri BUMN Erick Thohir menargetkan perusahaan pelat merah bisa menyetor dividen sebesar Rp 85 triliun pada tahun ini. Angka tersebut meningkat dibandingkan dengan tahun 2023 yang telah mencapai Rp 81 triliun.
“Kita merencanakan pada 2024 itu dividen ditargetkan sebesar Rp 85 triliun atau naik dari Rp 81 triliun (dividen 2023),” ujar Erick dalam keterangannya, Minggu (9/6).
Dia memastikan, dividen BUMN terus meningkat di setiap tahunnya. Hal itu sebagai bentuk capaian apik dari BUMN yang terus melakukan transformasi.
Tak hanya itu, capaian dividen ini menjadi bentuk kolaborasi antar pihak. Salah satunya, Komisi VI DPR yang terus mengawal dan mendukung program-program BUMN.
Bahkan, menjadi kolaborasi dan kerja sama kementerian dan lembaga lain, serta direksi dan komisaris BUMN yang bekerja keras melakukan transformasi untuk mewujudkan target.
Oleh sebab itu, Erick memastikan program bersih-bersih BUMN terus berjalan di tahun -tahun mendatang.
“Tadi seperti disampaikan teman-teman di Komisi VI, meski 90 persen ini kasus lama, tapi kami berkomitmen untuk melakukan bersih bersih BUMN terhadap oknum oknum tanpa pandang bulu bersama pihak kejaksaan, KPK dan Kepolisian,” tutup Erick.(jpc)






