PAYAKUMBUH/50 KOTA

Satu Iven Satu Nagari di Payakumbuh, Pj Wali Kota Dukung Penuh Acara Adat dan Budaya

1
×

Satu Iven Satu Nagari di Payakumbuh, Pj Wali Kota Dukung Penuh Acara Adat dan Budaya

Sebarkan artikel ini
SAMBUTAN— Pj. Wali Kota Suprayitno saat berikan sambutan di Balai Adat Nagari Koto Nan Ompek.

POLIKO, METRO–Pelaksanaan satu e­vent satu nagori di Kanagarian Koto Nan Ompek berlangsung meriah, Pj. Wali Kota Payakumbuh terkesima menyaksikan semua prosesi adat tersebut. Mengangkat tema “Maanta Anak Daro Pulang Bamalam Manjalang Mintuo”, Pj. Wali Kota Pa­yakumbuh Suprayitno me­ngatakan, event-event adat dan budaya seperti ini harus dikembangkan, melihat potensi yang ada di Kota Payakumbuh.

“Kita lihat Bali, pariwisata disana begitu maju berkat dari budayanya yang begitu kental. Melihat kearifan lokal seperti ini, kita (Payakumbuh – red) juga bisa mengambil peran dan menggaet wi­satawan datang ke Payakumbuh,” kata Pj. Wali Kota Suprayitno di Balai Adat Nagari Koto Nan Ompek, Sabtu (8/6).

Makanya, dengan begitu banyaknya event budaya seperti ini, Suprayitno berharap kepada niniak mamak dan bundo kanduang, bisa melahirkan ide-ide baru dan mem­beri masukan untuk kemajuan Kota Payakumbuh. “Kepada bundo kan­du­ang, apa event yang bisa kita jual ke macanegara, seperti kata saya tadi, Indonesia itu tidak hanya Bali dan Danau Toba saja. Payakumbuh juga hadir disitu, karena saya lihat, tidak hanya budayanya yang kental tapi di city of randang ini makananya tidak hanya enak tapi sa­ngat enak sekali,” ucapnya. “Saya berjanji, walaupun saya tidak lama disini saya akan membangun Kota Payakumbuh yang kita cintai bersama ini,” tukuknya.

Baca Juga  Disparpora Payakumbuh Gelar Pelatihan Bagi Pemuda

Ia berpesan, tapi akan sulit kiranya melaksankan event bagus dan menarik wisatawan mancanegara ke Payakumbuh kalau sam­pahnya masih berserakan, ia mengajak niniak mamak dan bundo kanduang ikut membantu pemerintah mengatasi permasalah ini. “Kita lihat disini begitu optimisnya semua lapisan masya­rakat membangun Kota Payakumbuh, makanya kita minta peran aktif masyarakat untuk membuat Payakumbuh bisa terbebas dari masalah persampahan ini,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua LKAAM Kota Payakumbuh Yendri Bodra Dt. Parmato Alam mengatakan, kegiatan ini untuk membangkitkan kembali kelestarian adat di 10 nagari yang ada di Payakumbuh. “Kita berharap, dengan satu event satu nagari ini bisa terus melestarikan adat dan budaya Minangkabau untuk masa yang akan datang,” katanya.

Baca Juga  Kadis Sosial Bersama BBPPKS Kemensos RI, Korban Kebakaran Payobadar Terima Bantuan

Ia menambahkan, me­lalui program ini, Dt. Parmato Alam ingin merangsang kepedulian bersama, baik masyarakat dan perantauan dalam melestarikan kebudayaan nagari, yang juga memberikan ruang untuk generasi muda di nagari untuk menampilkan keterampilannya serta UMKM untuk menampilkan dan menjual produknya.  “Terima kasih atas dukungan kita semuanya, semoga ke depan bisa dilaksanakan berkesinambungan dan semakin baik lagi,” ucapnya.

Dikesempatan itu juga, Ketua Panitia dari Kan Koto Nan Ompek A Dt Simarajo Nan Runciang, berharap, agar kegiatan ini bisa berlanjut setiap tahunnya. “Terimakasih kami ucapkan kepada Pj. Wali Kota dan LKAAM Kota Payakumbuh atas terlaksananya kegiatan ini. Mudah-mudahan ke­giatan ini terus berlanjut dan adat budaya kita bisa terus dilestarikan,” pung­kasnya. (uus)