METRO SUMBAR

APBD Terbatas, Bupati Sijunjung Jemput Program ke Kemendikbud

0
×

APBD Terbatas, Bupati Sijunjung Jemput Program ke Kemendikbud

Sebarkan artikel ini
KUNJUNGI KEMENDIKBUD— Bupati Sijunjung Benny Dwifa didampingi Sekda Dr.Zefnihan dan Kadis Pendidikan disambut Dirjen Paud Pendidikan Dasar dan Menengah Kemdikbud RI, Dr.Iwan Syahril dan Kepala Balai Besar Penjamin Mutu Pendidikan Sumatera Barat, Muslihudin.

SIJUNJUNG, METRO–Pemkab Sijunjung terus memperkuat hubungan dengan pemerintah pusat sebagai upaya untuk meng­gaet program yang bisa diterapkan di daerah. Kali ini, Bupati Sijunjung Benny Dwifa melakukan audiensi bersama Dirjen Pauddikdasmen Kemendikbud RI di Jakarta. Bupati Benny Dwifa mengatakan, upaya jemput program ke peme­rintah pusat merupakan langkah Pemkab Sijunjung untuk terus meningkatkan pembangunan di daerah. “Di saat kondisi keterba­tasan anggaran di daerah saat ini, mengharuskan kita untuk gencar menjemput program ke pusat, sehingga pembangunan di dae­rah bisa terus meningkat,” tutur Bupati Sijunjung.

Pendidikan merupakan kebutuhan dan juga sebagai tanggungjawab seluruh pemangku kepenti­ngan (stakeholder), baik tingkat pusat, provinsi, kabupaten, kota maupun mitra dan masyarakat.  “Untuk mendukung kemajuan pendidikan dan me­ningkatkan kualitas pendidikan, kita perlu membentuk kerjasama dan kolaborasi terutama dengan Pemerintah Pusat,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Benny Dwifa disambut baik oleh Direktur Jenderal Paud Pendidikan Da­sar dan Menengah Kem­dikbud RI, Dr. Iwan Syahril didampingi Kepala Balai Besar Penjamin Mutu Pendidikan Sumatera Barat, Muslihudin. Bupati yang didampingi oleh Sekretaris Daerah Dr.Zefnihan, Kepala Disdikbud Puji Basuki, Kepala Bapppeda Yuni Elviza dan Kabid SMP Disdikbud.

Baca Juga  F Mahasiswa, Dicokok Sapu Jagat Satnarkoba Polres Pessel, Simpan Shabu

Dalam audiensi itu, Bupati Benny Dwifa berkomitmen untuk melaksanakan program dari kemendikbud dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Sijunjung. “Apa­pun program kemendikbud untuk memajukan pendidikan di Sijunjung kami siap mendukung,” ujarnya.

Ia mengakui kelengkapan sarana dan prasarana di sekolah atau lembaga pendidikan merupakan faktor pendukung terwujud­nya pendidikan berkualitas.

“Kami berharap ada­nya dukungan Kemendikbud terhadap pendanaan da­lam rangka melengkapi dan meningkatkan sarana pra­sarana pendidikan seluruh jenjang, mulai dari PAUD, SD dan SMP,” tukasnya.

Sementara, Dirjen Paud­dikdasmen Kemendikbud RI, Dr.Iwan Syahril me­ngapresiasi keseriusan dan komitmen Pemkab Sijunjung dalam penerapan kebijakan-kebijakan yang linear dengan program Kemendikbud, diantaranya kurikulum merdeka, se­kolah penggerak dan guru penggerak. “Program ini telah menjadi subjek diskusi masyarakat, karena program ini bertujuan untuk mendorong guru untuk menjadi penggerak perubahan dalam sistem pendidikan,” katanya.

Baca Juga  Pertemuan Advokasi Penurunan Stunting Bersama Kemenkes dan Poltekkes, Wabup: Angka Stunting Pasbar Turun 3,1 Persen dalam Setahun

Dikatakan Dirjen, guru memiliki peran mulia dan strategis. Sebab, di tangan gurulah masa depan bangsa ditentukan. Ia meyakini tidak ada orang yang sukses tanpa melalui peran seorang guru.

Selain itu, Iwan juga berterima kasih kepada Bupati Sijunjung yang su­dah mengangkat kepala sekolah dari guru penggerak.  “Pak Benny sangat luar biasa, telah mendukung sepenuhnya dalam pengangkatan guru PPPK sebanyak lebih dari 1000 orang, apalagi pengangkatan ini mempunyai konsekuensi terhadap penyediaan gaji guru PPPK dari APBD Kabupaten Sijunjung,” tutupnya. (ndo)