METRO SUMBAR

Bus Tampalo Seruduk Truk Parkir, 2 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-luka, Dampak Listrik Padam, Penerangan Jalan Mati

0
×

Bus Tampalo Seruduk Truk Parkir, 2 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-luka, Dampak Listrik Padam, Penerangan Jalan Mati

Sebarkan artikel ini
KECELAKAAN— Kondisi Bus PO Tampalo yang menabrak truk di Jalan Raya Padang Panjang-Solok, Km 10, Pitalah, Kecamatan Batipuh.

TANAHDATAR, METRO–Kecelakaan lalu lintas yang menimbulkan korban jiwa kembali terjadi di Kabupaten Tanahdatar. Kali ini, bus mikro PO Tampalo menabrak truk yang sedang parkir di pinggir jalan di  Jalan Raya Padang Panjang-Solok, Km 10, Pitalah, Kecamatan Bati­puh, pada Rabu (5/6) pukul 05.30 WIB.

Akibat insiden nahas itu, dua orang penumpang bus meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat. Sementara, belasan penumpang bus mengalami luka-luka. Warga setempat langsung memberikan pertolongan dengan membawa para korban ke rumah sakit.

Sementara, Polisi yang mendapat laporan adanya kecelakaan itu, datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian per­kara (TKP) dan mengevakuasi bus yang kondisinya sudah ringsek pada bagian depan ke Satlantas Polres Padangpanjang.

Kasat Lantas Polres Padang Panjang, Iptu Afrizal Sahar mengatakan kecelakaan pada pagi itu berawal saat bus travel yang berisi 16 orang dan 1 supir sebelum kejadian melaju dari arah Solok menuju arah Padangpanjang dengan kecepatan sedang.

“Sesampainya ditempat kejadian tepatnya di depan MTSN 12 Tanahdatar, bus dengan nomor polisi BA 7021 KU yang disopiri oleh Imam Alfitra menabrak bagian belakang dari truk yang dalam keadaan berhenti karena ban bocor di sisi sebelah kiri jalan dilihat dari arah yang sama,” katanya.

Ditambahkan Iptu Afrizal, akibat dari kecelakaan tersebut, Bus PO Tampalo yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan pada bagian depannya dan seluruh penumpang mengalami luka-luka dan langsung di bawa ke RSUD Padangpanjang.

“Truk BA 9364 QU mengalami kerusakan pada bagian belakang. Untuk data sementaranya dua orang meninggal dunia, satu luka berat dan 13 orang lainnya luka ringan, dan saat ini semua korban masih berada di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” pungkas Iptu Afrizal.

Iptu Afrizal menuturkan, saat kejadian kondisi di TKP gelap lantaran pemadaman listrik, sehingga lampu penerangan jalan tidak berfungsi. Terkait kasus kecelakaan itu, pihaknya mengamankan bus dan truk yang terlibat kecelakaan sebagai barang bukti.

“Dari pengakuan sopir truk, ia berhenti di lokasi karena bocor ban. Dengan adanya kejadian ini, kami mengimbau kepada para pengendara untuk terus hati-hati agar tidak terjadi kecelakaan,” tutupnya. (rmd)