ADINEGORO, METRO – Beredar video Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno diteriaki oleh seseorang saat berkampanye di Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Diduga, orang tersebut adalah pedagang. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga meluruskan peristiwa yang ada dalam video itu.
Berdasarkan potongan video yang dilihat Rabu (27/2), terlihat Sandiaga mendapat respons kurang baik saat berkampanye di Labuan Bajo. Kejadian itu berlangsung saat Sandiaga hendak melayani sesi wawancara dengan para wartawan. Kemudian terdengar teriakan dari seseorang di lokasi tersebut. Sandi tampak santai merespons teriak-teriakan tersebut.
”Jangan-jangan, jangan injak itu. Tidak boleh, tidak boleh, keluar ayo, jangan-jangan,” teriak seseorang dalam video itu.
Juru bicara BPN Andre Rosiade mengatakan, peristiwa itu terjadi saat Sandiaga mengunjungi tempat pelelangan ikan (TPI) di Labuan Bajo pada Selasa (26/2). Andre menjelaskan, teriakan itu bukan ditujukan kepada Sandiaga, melainkan kepada para relawan Prabowo-Sandi yang berada di lokasi. Andre menyebut salah satu pedagang itu merasa terganggu karena banyaknya relawan Prabowo-Sandi yang berada di lokasi.
“Bang Sandi keluar mau pulang dan lalu mau doorstop. Waktu doorstop gitu tiba crowded banyak relawan gitu, wartawannya udah banyak, ditambah lagi relawan yang banyak nempel dia. Mungkin ada pedagang yang terganggu dengan relawan kita karena terlalu crowded tapi iu hanya satu pedagang kelihatannya akhirnya dia marah ke relawan kita,” kata Andre yang juga calon anggota DPR RI Dapil Sumbar 1 ini, kemarin.
Wasekjen DPP Gerindra ini menegaskan, tidak ada penolakan saat Sandiaga berkampanye di TPI Labuan Bajo itu. Andre menyebut sambutan para pedagang di lokasi itu sangat antusias atas kehadiran Sandiaga. “Bang Sandi itu datang ke TPI itu, dia keliling dialog dengan pedagang, selesai dialog dengan pedagang itu antusiasnya ramai. Tidak ada penolakan di situ,” imbuhnya.
Kemudian Andre yang juga ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) mengirimkan beberapa video yang terkait dengan kejadian tersebut. Dari video-video yang dikirim Andre, terlihat sambutan para pedagang di lokasi sangat antusias. Tampak beberapa pedagang mengabadikan kedatangan Sandiaga dengan telpon seluler mereka. Sandi juga sempat berbincang dengan para pedagang.
Andre kemudian menyinggung peristiwa penolakan yang selama ini dialami Sandiaga saat berkampanye. Andre sangat menyayangkan.
“Selama ini Bang Sandi tenang menghadapi orang intoleran di lapangan, sama orang-orang yang mengaku Pancasila, yang mengaku cinta indonesia, yang suka ngaku toleransi, ternyata tidak toleransi. Saat mereka datang ke basis kita, aman-aman saja, saat kita datang ke basis mereka, mereka sibuk melakukan pencegatan. Bang Sandi selalu menghadapi dengan senyum, menyalami,” pungkas Andre. (*/r)















