METRO PADANG

Viral, Video Pelajar SMP Tawuran Gunakan Sajam

0
×

Viral, Video Pelajar SMP Tawuran Gunakan Sajam

Sebarkan artikel ini
TAWURAN PELAJAR— Aksi tawuran antar pelajar SMP di Kota Padang, kembali virak di media sosial. Aksi tawuran tersebut terlihat makin brutal dengan adanya benda yang dipegang sekelompok siswa yang diduga sebagai senjata.

PADANG, METRO–Aksi tawuran antar pelajar SMP di Kota Padang makin meresahkan. Baru-baru beredar video yang diduga siswa SMP 27 terlibat tawuran dengan SMP 29 Padang. Aksi tawuran tersebut terlihat makin brutal dengan adanya benda yang dipegang sekelompok siswa yang diduga sebagai senjata.

Masyarakat setempat yang menyaksikan kejadian tersebut histeris melihat salah seorang siswa di kejar oleh sekelompok siswa lainnya. Setelah itu, siswa yang dikejar tersebut dikeroyok hingga terjatuh.

Sementara itu, masya­rakat di sana menyoraki gerombolan remaja tersebut, namun mereka tidak menggubris sorakan yang diberikan.

Menanggapi hal tersebut, Pj Wako Andree Algamar mengatakan bahwa aksi tawuran tersebut akan diselesaikan oleh Satpol-PP bersama kepolisian.

Baca Juga  Andre Sampaikan Harapan Nelayan pada Menteri Kelautan Perikanan

“(Tawuran) ekskalasinya ada tapi menurun, di­ban­ding pada saat sebelum lebaran dimana hampir tiap hari ada aksi tawuran,” kata Andree, saat diwawancarai usai peringatan Hari Lanjut Usia Nasional, Kamis (30/5).

Selain itu, dia juga meminta kepada setiap kecamatan bersama forkopimca setempat untuk ber­kolaborasi untuk aksi nyata menanggulangi aksi tawuran.

Terkait siswa yang mem­­bawa senjata tajam saat melakukan aksi tawuran, Andree mengatakan akan menyerahkannya kepada pihak kepolisian, me­nge­nai sanksi apa yang akan dikenakan.

“Rapat kemarin saya sudah menyampaikan kepada Camat untuk ber­ko­laborasi dengan Polsek, serta Koramil untuk mela­ku­kan aksi nyata tidak hanya rencana-rencana, ba­gai­mana memastikan ti­dak ada tawuran,” katanya.

Baca Juga  Taman Vertikal Lingkaran Percantik Jalan Khatib

Andree menyebut, jika terjadi eskalasi tawuran di Kota Padang menunjukkan adanya peningkatan, dia akan meminta bantuan kepada Kepolisian dan TNI untuk sama-sama menanganinya.

“Saya mengharapkan keterlibatan RT, RW orang tua murid, dan Komite sekolah. Jangan salahkan di ujungnya, kita terbiasa me­nyelesaikan masalah di ujung­nya, sebenarnya pang­­­kal­nya ini yang harus kita selesaikan, apa ma­salah­nya sampai mereka melakukan tawuran. Jadi penanganan yang preventif itu yang saya harapkan,” ungkapnya. (brm)