METRO PADANG

50 Anak di Banuaran Lubeg Ikuti Program Dagozi

0
×

50 Anak di Banuaran Lubeg Ikuti Program Dagozi

Sebarkan artikel ini
PROGRAM DAGOZI— Puluhan anak di Kelurahan Banuaran, Kecamatan Lubeg, mendapat makanan tamabahan melalui program Dapur sehat Go Gizi (Dagozi). Program ini merupakan inovasi Pemerintah Kecamatan Lubeg untuk mengatasi stunting

LUBEG, METRO–Sebanyak 50 orang anak-anak di Kelurahan Banuaran, Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg), mengikuti program Dapur sehat Go Gizi (Dagozi). Kegiatan ini diinisiasi oleh jurnalis senior Kota Padang Saribulih dengan berkolaborasi dengan Babinkamtibmas Aipda Dian WR sebagai bapak asuh stunting.

Dagozi merupakan inovasi yang diinisiasi oleh Pemerintah Kecamatan Lubuk Begalung, guna me­nga­tasi stunting dengan memberi asupan makanan bergizi kepada anak-anak stunting dan bzalita yang berpotensi stunting.

“Untuk di Kelurahan Banuaran, program Dagozi kita melibatkan 50 orang anak, dimana lima anak yang terindikasi stunting dan sisanya balita yang berpotensi stunting,” kata Saribulih, kemarin.

Selain memberi makanan dengan asupan gizi dan memberi edukasi kepada orangtua terkait pola asuh, selama kegiatan anak-anak juga diajak bermain dan melakukan aktifitas sesuai dengan minat dan bakat.

Sementara itu, Camat Lubuk Begalung Andi Amir sangat mengapresiasi, lang­kah dan kolaborasi para tokoh masyarakat Kelurahan Banuaran, guna mengatasi masalah Stunting di wilayahnya.

“Peran aktif dan kola­borasi seperti ini yang kita butuhkan, karena masalah stunting terkait mempersiapkan masa depan anak bangsa, jadi ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi merupakan tanggung jawab kita semua,” kata Andi

Ia berharap apa yang dilakukan para tokoh ma­syarakat di Kelurahan Banuaran, dapat ditularkan kepada kelurahan-kelurahan lain, baik di Kecamatan Lubuk Begalung maupun Ko­ta Padang.

“Jika hal ini dapat dilakukan bersama-sama, saya sangat optimis ma­salah Stunting di Kota Pa­dang dapat segera diatasi,” pungkas Andi. (rel)