PADANG, METRO – Cabang olahraga muaythai menargetkan empat medali emas dan delapan atlet yang lolos di Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) di Bengkulu, November mendatang.
Kepala pelatih muaythai Sumbar Arif Rahman Nasir mengatakan, sebelum menghadapi pertandingan di PON 2020 Papua, Muaythai Sumbar mengikuti Porwil. Muaythai Sumbar mempunyai target minimal delapan atlet yang lolos di Porwil dan lolos ke PON 2020 di Papua.
”Atlet andalan Sumbar adalah Rama Abdillah, Andri Nofriadi, Adinda Kharisma, dan Dion Saputra. Sebagai cabang olahraga beladiri yang baru hadir di Indonesia, termasuk Sumbar, muaythai ingin menunjukkan bahwa olahraga beladiri ini bisa berbuat untuk kemajuan olahraga di daerah ini. Muaythai hadir sejak 2012 di Indonesia, dan pada tahun 2013 mulai ada di Sumbar,” jelasnya, Selasa (26/2).
Meski menargetkan empat medali emas, namun tidak tertutup kemungkinan hasil yang diperolleh dari target yang sudah ditentukan. Pasalnya, tim muaythai Sumbar berangkat dengan kekuatan penuh untuk bisa lolos ke PON Papua.
Dijelaskan Arif Rahman, atlet muaythai Sumbar sudah banyak menorehkan prestasi, sehingga diharap bisa lebih memberikan kontribusi untuk Sumbar. Seperti, Rama Abdillah pernah meraih dua emas di Kejurna Banten dan Bogor. Kemudian, Andri Nofriadi meraih perak di Kejurnas muaythai di Banten dan medali perunggu di Bogor.
”Sedangkan, Adinda Karisma juga pernah meraih perak di Kejurnas di Banten dan perunggu di Bogor. Selain nama tersebut, Arif menyebut beberapa atlet juga sudah dipantau, yakni Yuliardi, Ryan Nofrizal, Surmai Hidayat, Al Mukmin, Mira, Faizah, Elgi Oktafia, Silvia M Nur, Rada Irman,” katanya.
Muaythai Sumbar telah melakukan persiapan umum sejak Desember 2018. Persiapan umum adalah fokus pembentukan fisik dan kekuatan otot. Sedangkan, pada Maret nanti atlet melakukan program latihan khusus, berupa latihan beban.
”Muaythai sumbar telah mempersiapkan 12 orang atlet. Namun, berkemungkinan akan ditambah untuk mengikuti Porwil di Bengkulu. Kelas yang dipertandingkan di Porwil dan PON sebanyak 18 kelas pertandingan. Muaythai Sumbar memiliki tujuh atlet binaan KONI,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu atlet andalan muaythai Sumbar, terpanggil untuk mengikuti seleksi nasional (seleknas), untuk ikut pada Sea Games di Filipina.
”Perhatian pemerintah sudah cukup baik. Tetapi, kelengkapan sarana dan prasarana penunjang latihan masih belum layak, seperti daerah lainnya yang sudah maju, atau mungkin karena anggaran daerah Sumbar masih kecil?”, lugasnya. (e)





