PAYAKUMBUH/50 KOTA

Bupati Harapkan Minat Baca dan Kemampuan Literasi Merata di Lima Puluh Kota

0
×

Bupati Harapkan Minat Baca dan Kemampuan Literasi Merata di Lima Puluh Kota

Sebarkan artikel ini
TERIMA — Bupati Limapuluh Kota Safaruddin menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44 Perpusnas dan Hari Buku Nasional, Jumat (17/5) di Gedung Perpustakaan Nasional Indonesia, Jakarta.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Komitmen Bupati Safaruddin Dt. Bandaro Rajo menyu­arakan pembangunan dari pinggir ternyata bukan sekedar isapan jempol belaka, buktinya Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota dibawah ke­pemimpinannya kembali menerima bantuan dari pusat, berupa satu unit mobil Perpustakaan Keliling dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas).

Benar saja, selama ini Bupati Safaruddin aktif menyuarakan program unggulan Pemerintah Daerah Kabupaten Limapuluh Kota dengan membangun dari pinggir. Tidak ha­nya pembangunan fisik tetapi juga pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Alhamdulillah, Kabupaten Limapuluh Kota menerima bantuan satu unit Mobil Perpustakaan Keliling diantara 20 kabupaten/kota se-Indonesia,” sebut Bupati Safaruddin didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lima­puluh Kota, Radimas usai menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44 Perpusnas dan Hari Buku Nasio­nal, Jumat (17/5) di Gedung Perpustakaan Nasional Indonesia, Jakarta.

Dikatakan Bupati Safaruddin, dengan adanya mobil Perpustakaan Keliling di Kabupa­ten Limapuluh Kota nantinya akan bisa memenuhi kebutuhan sumber bacaan anak-anak di seluruh kecamatan, bahkan sampai ke tingkat nagari dan jorong.  “Sehingga minat baca dan kemampuan literasi ma­syarakat bisa merata di Lima­puluh Kota. Maka nantinya akan berbanding lurus dengan peningkatan kualitas SDM masyarakat, terutama ge­nerasi muda,” ungkap Bupati Safaruddin.

Bupati Safaruddin me­nga­presiasi Dinas Perpustakaan dan Arsip Limapuluh Kota beserta jajaran atas diterima­nya bantuan mobil Perpustakaan Keliling. Bantuan tersebut katanya, tidak akan terealisasi jika tidak ada kerja keras dan semangat memberikan literasi kepada masyarakat dari jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.  “Luar biasa, kita sangat mengapresiasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan beserta jajaran yang telah bekerja keras tidak kenal lelah dalam memberikan pemahaman pentingnya literasi kepada masyarakat dan juga telah menjalin hubungan baik de­ngan Perpusnas sehingga bisa bersama sama meningkatkan kemampuan literasi masya­rakat, khususnya masyarakat Limapuluh Kota,” ujarnya.

Baca Juga  Pemkab Komit Wujudkan Zero Kekerasan terhadap Anak

“Tetap semangat dalam membangun literasi masya­rakat kita. Semoga dengan adanya Mobil Perpustakaan keliling ini minat baca generasi muda dan giat literasi di Kabupaten Limapuluh Kota semakin meningkat dan bisa mewujudkan generasi emas tahun 2024 serta jadikan ini sebagai dorongan untuk kita bersama dalam meningkatkan minat baca masyarakat kedepannya,” tutup bupati.

Acara peringatan HUT Ke-44 Perpusnas 2024 turut disemarakkan dengan berbagai macam pameran, seperti pameran perpustakaan dari masa ke masa, pameran buku bermutu, pameran naskah kuno dan manuskrip, pameran pustaka bergerak dan TBM, pameran transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial (TPBIS), hingga pameran kreativitas pegiat literasi.

Sementara itu, Plt. Kepala Perpusnas E. Aminudin Aziz dalam sambutannya mengatakan, bahwa sebagai bagian dari peringatan HUT ke-44 Perpusnas dan Hari Buku Nasio­nal, Perpusnas meluncurkan Gerakan Literasi Desa yang dicanangkan oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin. Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan budaya membaca dan kemampuan literasi masya­ra­kat. “Kami meyakini bahwa rendahnya tingkat kegemaran membaca dan kemampuan li­terasi disebabkan kurang ter­sedianya buku bacaan yang sesuai dengan minat pembaca. Padahal, data menunjukkan bahwa minat baca masya­rakat sebenarnya cukup tinggi. Oleh karena itu, Perpusnas berikhtiar menyediakan buku-buku bacaan yang lebih sesuai dengan minat baca dan harapan para calon pembaca,” ung­kapnya.

Baca Juga  Pemuda harus Memiliki Skill dan Jiwa Kewirausahaan

Dikatakanya, upaya itu dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan seperti Bapenas, Kemendagri, Kemendikbud­ristek, dan Kemendes PDTT dengan koordinasi dari Kemenko PMK.

“Dalam menyelaraskan tugas besar membangun literasi, dua kata kunci menjadi pedoman kita, yakni pemahaman bersama tentang pen­tingnya literasi dan kesiapan untuk bekerja sama. Sebab, membangun literasi adalah pekerjaan bersama yang harus dilakukan secara bersama-sama,” tegasnya.

Selanjutnya kata Aminudin Aziz, bersamaan dengan Gerakan Literasi Desa dilakukan penandatanganan Piagam Pencanangan Gerakan Literasi Desa oleh Wakil Presiden RI, penyerahan 10 juta bantuan buku untuk 10.000 desa, pe­nyerahan bantuan 27 juta buku untuk 45.000 SD, penyerahan bantuan pengembangan perpustakaan berupa Mobil Perpustakaan Keliling dan Motor Layanan Perpustakaan Keli­ling. (uus)