PADANG, METRO–Operasi SAR untuk pencarian korban bencana banjir bandang dan banjir lahar dingin diperpanjang. Pasalnya, masih ada 14 orang korban di Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Agam yang belum ditemukan hingga kini.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyebutkan, 14 korban hilang tersebut rinciannya 13 orang di Kabupaten Tanahdatar dan satu orang lainnya dari Kabupaten Agam.
“Pembaharuan data orang yang dilaporkan hilang dalam kejadian galodo atau banjir bandang ini total sebanyak 14 orang. Rinciannya antara lain Kabupaten Tanah Datar 13 orang dilaporkan hilang dan Kabupaten Agam satu orang dilaporkan hilang,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya, Minggu (19/5).
Abdul menegaskan, pencarian terhadap korban yang hilang terus dilakukan. “Hingga hari ini, upaya pencarian dan penyelamatan korban yang dilaporkan hilang masih dilanjutkan,” ujarnya.
Sementara, total jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir bandang dan longsor di lima daerah di provinsi itu sebanyak 61 orang, termasuk 5 orang belum terindentifikasi.
Data korban meninggal dunia terdiri Kabupaten Tanahdatar sebanyak 29 orang, lima orang belum terindentifikasi. Kabupaten Agam sebanyak 22 orang. Kota Padang Panjang sebanyak 2 orang. Kota Padang sebanyak 2 orang dan Kabupaten Padang Pariaman sebanyak 1 orang meninggal dunia.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan, proses pencarian dan penyelematan akan dilaksanakan sampai keluarga korban merasa cukup atau sudah mengikhlaskan. Meskipun sesuai SOP proses pencarian dan penyelamatan dilakukan selama 7 hari.
“Golden time pencarian dan penyelamatan sesuai dengan SOP memang terbatas pada tujuh hari pascakejadian, namun kami akan tanyakan kepada ahli waris yang anggota keluarganya hilang. Jika mereka masih berharap keluarganya dicari maka BNPB akan mengkoordinasikan upaya pencarian lanjutan dibantu dengan tim gabungan untuk beberapa hari kedepan,” kata Suharyanto.
Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik perluasan pencarian dilakukan setelah adanya korban banjir bandang lahar dingin Gunung Marapi yang ditemukan di wilayah Sijunjung dan aliran Batang Kuantan Riau.
“Hari ini ada satu sektor baru yang kita cari, yaitu sektor Sijunjung. Tim sudah diarahkan ke sana. Saat ini, kata Malik, masih ada 14 orang yang dicari, masing-masing 13 orang di Tanahdatar dan satu orang lainnya di Kabupaten Agam,” jelas Abdul Malik. (rel)






