SOLOK/SOLSEL

Jaga Nagari dan Peningkatan Kapasitas Pemerintahan Nagari se-Kabupaten Solok Selatan, Aparatur Nagari Harus Paham Aturan dan Tupoksi

0
×

Jaga Nagari dan Peningkatan Kapasitas Pemerintahan Nagari se-Kabupaten Solok Selatan, Aparatur Nagari Harus Paham Aturan dan Tupoksi

Sebarkan artikel ini
JAGA NAGARI— Bupati Solok Selatan H. Khairunas melaunching Jaga Desa/Nagari dan Peningkatan Kapasitas Pemerintahan Nagari se-Kabupaten Solok Selatan di Padang, Rabu (15/5).

PADANG ARO, METRO–Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mengharapkan seluruh aparatur nagari memahami berbagai aturan dan regulasi terkait dengan tupoksi yang dilaksanakannya. Sebab, nagari memiliki kewenangan sendiri untuk mengatur dan mengurus kepentingan ma­syarakatnya sendiri.

Hal ini disampaikan Bupati Solok Selatan H. Khai­runas dalam sambutannya pada Launching Kegiatan Jaga Desa/Nagari dan Peningkatan Kapasitas Pemerintahan Nagari se-Kabupaten Solok Selatan di Pa­dang, Rabu (15/5).

“Seiring dengan kewe­nangan, tentu desa juga diberikan hak dan kewajiban mengelola sumber daya keuangan untuk menjalankan roda pemerintahan. Semenjak beberapa tahun yang lalu, desa dikucurkan dana miliaran sebagai strategi membangun daerah dari desa. Namun kapasitas aparatur desa belum semuanya siap dan mampu mengelola dana milyaran tersebut,” kata Khairunas.

Untuk itu pemerintah kabupaten berharap agar dengan dilaksanakannya kegiatan ini akan menambah pengetahuan dan pemahaman Wali Nagari, Bamus Nagari, dan perang­kat dalam menjalankan pemerintahan di nagari.

Baca Juga  Arsitek Yori Antar Kunjungi Solsel, Bupati Khairunas Usulkan Pariwisata Terintegrasi

Kewenangan ini diperoleh oleh pemerintah nagari setelah adanya UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Dimana nagari/desa bisa mengatur dalam hak asal-usul dan kewe­nangan lokal berskala desa guna mengatur dan mengurus kepentingan masya­rakat guna mewujudkan desa yang kuat, maju, man­diri dan demokratis me­­­nuju masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera.

Dalam menjalankan pemerintahan dan pengelolaan dana desa ini, beberapa Waktu lalu juga telah diberikan dukungan oleh kejaksaan dan stakeholder lainnya melalui Jaga Desa. Ini merupakan kolaborasi untuk melakukan pembinaan kepada desa/nagari sebagi upaya preventif terhadap penyimpangan maupun kesalahan administratif dalam tata kelola desa/nagari. “Untuk itu saya berpesan agar sungguh-sungguh me­ngikuti kegiatan peningkatan kapasitas ini supaya tidak salah langkah dalam mengambil Kebijakan di nagari nantinya, dan diharapkan kegiatan ini bisa menjadi pendorong dan motivasi untuk meningkatkan kinerja dan tanggung jawab demi tercapainya pelayanan prima kepada masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga  Gelorakan Semangat Goro, ASN Bersih-bersih

Khairunas juga berharap agar pemerintahan Nagari dan aparatur Nagari  secara mandiri juga bisa belajar, sharing informasi dengan mengakses teknologi informasi maupun bertanya kepada pihak yang berkompeten.

Beberapa narasumber yang hadir dalam kegiatan ini berasal dari Kejati Su­matera Barat, Kejaksaan Negeri Solok Selatan, Dinas Pemberdayaan Ma­syarakat dan Desa Provinsi Sumatera Barat, Dinas Sosial PMD Kabupaten Solok Selatan, dan narasumber ESQ. (ped/rel)