PADANG, METRO–Tim Gulben Lantamal II berasal dari Batalyon Marinir Per tahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) II berhasil mengevakuasi seorang pria lansia korban banjir bandang lahar dingin yang sedang mengalami sakit, Selasa (14/5) sekitar pukul 06.45 WIB.
Pria lansia itu diketahui bernama Nasrul Anas Sutan Mantari (65), Warga Kubang II, Koto Panjang, Kecamatan Ampek Angkek Canduang, Kabapaten Agam ini adalah salah seorang korban banjir lahar dingin yang masih bertahan di dalam rumahnya yang sudah dipenuhi lumpur.
Kepada Tim Gulben Lantamal II yang dipimpin langsung Letda Marinir Andre, korban mengaku dalam musibah tersebut dirinya mengalami kerugian materi yang cukup banyak. Pintu jebol dihantam arus deras.
Seisi rumah semua dibawa arus, termasuk tiga unit sepeda motor yang direndam air bercampur lumpur. Untuk melakukan tindakan medis, Nasrul Anas Sutan Mantari terpaksa digotong menuju posko lokasi perawatan medis terdekat
Namun masih berada di wilayah operasional yakni di Jorong Galung, Nagari Sungai Pua, Kecamatan Sungai Pua, Agam, Selasa (14/5) sekitar pukul 10.00 WIB, Tim Gulben dipmpin Letda Laut (KH) Hario, berhasil menemukan mayat tertimbun material. Tubuh membengkak, korban diperkirakan tewas tiga hari lalu.
“Alhamdulillah, Tim Gulben Lantamal II dan Yonmarhanlan II berhasil melakukan evakuasi jenazah pria diketahui bernama Amri (62), warga Jorong Galung, Sungai Pua untuk selanjutnya diserahkan kepada tim medis dan pihak keluarga,” ujar Kadispen Lantamal II Mayor Laut (T) Syahrul kepada POSMETRO.
Penemuan jasad pria malang ini, ujar Syahrul, berkat solidnya tim di lapangan. Melakukan penyisiran pada kawasan yang dicurigai rawan tersangkut jasad dan para korban galodo. Ketika ditanya, apakah kemungkinan tim Gulben Lantamal II yang sedang berjibaku di lapangan itu penambahan, pihak Lantamal II belum memastikan. Yang jelas, biarkan saja dulu tim bekerja di lapngan bersama pihak yang berkompeten lainnya.
“Mudah mudahan hasil yang dicapai ke depannnya akan maksimal. Tentu saja minta doa masyarakat Sumbar,” kata Syahrul.
Disebutkan Syahrul, untuk tim Gulben lainnya yang kini masih merada di tiga lokasi masing masing Lembah Anai, Agam dan Tanahdatar saat ini masih berjibaku melakukan penyelamatan. Sebab saat ini menurut informasi di lapangan, cuasa masih belum bersahabat. “Namun demikian, kita tetap tekankan kepada personel untuk melakukan upaya penyelamatan dengan baik,” ucap Syahrul.
Tim Satgas Gulben Lantamal II sendiri, kata Syahrul, saat kedatangnnya langsung di Lembah Anai, Kabupaten Tanahdatar dan Agam, tergabung dalam Satuan Tugas Bencana Basarnas Kota Padang.
“Tim Satgas SAR Lantamal II akan melaksanakan SAR di lokasi Batang Anai, sampai Muaro Anai, sesuai kordinasi dari Tim Basarnas Kota Padang,” tutupnya. (ped)






