PADANG, METRO–Kegiatan pertemuan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI), Festival Kebangsaan dan Konser Amal yang digelar 17 hingga 19 Mei 2024 nanti di Universitas Negeri Padang (UNP) menjadi momentum bagi UNP untuk menggalang bantuan untuk korban banjir bandang di sejumlah daerah di Sumatera Barat.
Rektor UNP, Prof Ganefri, Ph.D mengatakan, pertemuan MRPTNI ini merupakan pertemuan rutin perguruan tinggi akademik di Indonesia. Ada 76 perguruan tinggi akademik yang tergabung dalam MRPTNI. “Kali ini pertemuan membahas tentang sosialisasi seleksi mandiri 2024 yang akan datang,” jelas Ganefri, Senin (13/5).
Ganefri menambahkan, saat ini 60 persen rektor yang berada dalam MRPTNI menyatakan hadir dalam kegiatan rutin ini. Selain agenda MRPTNI, UNP juga melaksanakan Festival Kebangsaan dan Konser Amal yang dihadiri sejumlah artis ibu kota. Salah satunya Once.
Festival Kebangsaan dan Konser Amal ini jadi momentum untuk menggalang bantuan untuk membantu korban banjir bandang di sejumlah daerah di Sumbar. Untuk menggalang dana melalui kegiatan ini akan dibuka rekening khusus.
“Dana yang dihimpun dari rektor yang hadir pada kegiatan MRPTNI dan juga melalui Festival Kebangsaan dan Konser Amal nanti kita salurkan langsung kepada korban banjir bandang melalui komunitas yang ada di lokasi bencana,” terangnya.
Festival Kebudayaan bertujuan memperkuat nilai-nilai kebangsaan berbasis kebudayaan sebagai bagian dari proses meningkatkan kesadaran akan identitas bangsa. Festival ini untuk menumbuhkam nasionalisme. Saat festival nanti, yang dinyanyikan lebih banyak lagu nasional. Tujuannya untuk membangun nilai-nilai cinta NKRI.
Terkait penanganan bencana banjir bandang di sejumlah daerah di Sumbar, saat ini, Ganefri menjelaskan, UNP telah menurunkan empat tim dan 30 relawan ke lokasi bencana. Selain itu, UNP juga membuka dua posko kesehatan untuk membantu warga yang terdampak bencana.
“Fakultas Kedokteran UNP membuka dua posko kesehatan yang berada di Bukittinggi dan Batusangkar. Kita harap kehadiran kita memberikan sumbangsih bagi warga yang terdampak bencana alam,” tambahnya.
Ganefri juga menambahkan pihaknya memberikan perhatian khusus terhadap korban banjir bandang pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB). “Termasuk juga memfasilitasi khusus bagi peserta SPMB yang terjebak tidak bisa ke lokasi pelaksanaan SPMB karena akses jalan terputus akibat banjir bandang,” terangnya.(fan)






