METRO PESISIR

Percepat Penurunan Stunting Secara Bersama, Pemko Gelar Rakor TPPS Tahun 2024

0
×

Percepat Penurunan Stunting Secara Bersama, Pemko Gelar Rakor TPPS Tahun 2024

Sebarkan artikel ini
RAKOR—Pemerintah Kota Pariaman usai gelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan rembuka stunting Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Pariaman tahun 2024.

PARIAMAN, METRO–Pemerintah Kota Pariaman, kemarin, gelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan rembuka stunting Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Pariaman tahun 2024. “Percepatan penurunan angka stunting merupakan salah satu program prioritas nasional yang harus kita dukung bersama-sama. Bahkan Presiden telah mengeluarkan perpres nomor 72 ta­hun 2021 tentang percepatan penurunan stunting, yang telah menetapkan 5 pilar strategis nasional percepatan penurunan stunting,” kata Asisten I, Yaminu Rizal saat membuka acara tersebut, kemarin.

Yaminurizal mengatakan bahwa stunting termasuk urusan kesehatan yang esensial dan memiliki dampak jangka panjang bagi generasi masa depan Ne­gara dan Kota Pariaman ini, maka untuk penanganannya juga perlu melibatkan banyak pihak.

“Banyak aspek yang mempengaruhi penurunan stunting, mulai dari program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS), Aspek Kesehatan, Aspek Keluarga, maupun Aspek Perilaku. Artinya intervensi terhadap percepatan penurunan stunting perlu dilakukan dengan intervensi spe­sifik dan terpadu dari semua stakeholder yang ada di Kota Pariaman ini,” ung­kapnya.

Ia juga menjelaskan pada tahun 2023 kita sudah berupaya untuk menurunkan angka stunting dengan melakukan berbagai u­paya, salah satunya dengan menjadi Bapak Asuh Anak Stunting. Beberapa Instansi Vertikal dan Pe­rangkat Daerah telah me­nyelesaikan program bantuan dengan cara swadaya maupun melalui dana CSR, tukasnya.

“Untuk itu, saya mengajak kita semua yang hadir disini untuk aktif terlibat dalam percepatan penurunan stunting dengan menjadi BAAS Kota Pariaman. Tanpa adanya komitmen dan sinergi yang kuat serta cepat untuk menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman stunting, maka gerakan kita hari ini, akan sia-sia dan dapat dipastikan kegiatan kita ha­nya sebatas semboyan tapi miskin Gerakan,” tuturnya menambahkan.

Yaminu Rizal juga me­ngajak semua yang hadir untuk lebih serius dan le­bih berkomitmen dalam percepatan penurunan stunting melalui kerja nyata, kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja berkualitas, dengan membangun sinergi, kolaborasi dan akselerasi bersama masyarakat, sektor swasta, organisasi non peme­rintah, dunia usaha, dunia kerja, perguruan tinggi, serta pihak-pihak lainnya, tutupnya.

Acara dihadiri oleh Sekretaris BKKBN Provinsi Sumatera Barat, Nova Dewita, Dandim 0308 Pariaman, Perwakilan Polres Pariaman, Kepala BPS Kota Pariaman, Yuliandri, Kapala Bappeda Kota Pa­riaman, Hendri, Kepala DP3AKB Kota Pariaman, Lucyanel Arlym, Ketua TP PKK Kota Pariaman, Mustikawati, perwakilan OPD, Kepala Desa/Lurah, BUMN/BUMD dan seluruh stakeholder dan perguruan tinggi di Kota Pariaman.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara dan komitmen bersama penanganan stunting di Kota Pariaman oleh forkopimda, kepala OPD, instansi vertical, BUMN/BUMD, unsur perguruan tinggi, camat, serta kepala desa dan lurah. (efa)