METRO BISNIS

Ketua DPRD Sumbar Motivasi Perempuan Payakumbuh Lebih Mandiri

0
×

Ketua DPRD Sumbar Motivasi Perempuan Payakumbuh Lebih Mandiri

Sebarkan artikel ini
MEMBUKA PELATIHAN--Ketua DPRD Sumbar, Supardi saat menghadiri Pelatihan Pembuatan Kue bagi Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE) angkatan IX di Payakumbuh. ist

PAYAKUMBUH, METRO–Ketua DPRD Sumbar, Supardi, membukaan Pelatihan Pembuatan Kue bagi Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE) angkatan IX. Dalam kesempatan itu, Supardi mengharapkan perempuan di Payakumbuh mampu mandiri secara ekonomi.

Supardi mengatakan, agar ibu-ibu di Payakumbuh lebih mandiri , pengetahuan dan kreativitas mereka harus terus ditingkatkan. “Ibu-ibu tidak hanya sebagai tulang rusuk saja, tapi banyak yang menjadi tulang punggung keluarga,” ungkapnya.

Peranan ibu-ibu saat ini, tidak hanya sekedar menjadi ibu rumah tangga. Mereka juga dituntut untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Bahkan kaum ibu diharapkan ikut menjadi penggerak perekonomian Kota Payakumbuh.

“Peran perempuan dalam peningkatan ekonomi Kota Payakumbuh, tidak bisa dilihat sebelah mata. Pasalnya, banyak ibu-ibu yang ternyata mampu mengembangkan usaha berkat kemampuan yang dimiliki,” ungkap Supardi.

Salah satu pasar potensial dalam pengembangan ekonomi ini adalah dunia kuliner. Pasar kuliner ini masih terbuka lebar, apalagi Payakumbuh dikenal dengan kuliner yang unik dan beraneka ragam.

“Kita tentu harus bangga dengan kuliner tradisional Payakumbuh, potensi itu seharusnya bisa dikembangkan, di tangan ibu ibu sekarang, kuliner tersebut seharusnya bisa dikembangkan, kuncinya adalah semangat dan kreatif,” kata Supardi.

Supardi mengungkapkan berbagai persoalan sosial yang ada di Payakumbuh, termasuk persoalan perceraian, kemiskinan, pengangguran dan sebagainya.

Para ibu ibu WRSE ini kita fasilitasi selama dua hari, harapannya tentu peserta mendapatkan pengetahuan dan pemahaman bagaimana membuat kue, kedepan peserta bisa memanfaatkan keahlian yang didapatkan untuk meningkatkan ekonomi keluarga,” jelas ketua pelaksana Nono Sampono.

Sementara itu Kabid Pemberdayaan Dinas Sosial Provinsi Sumbar, Rumainur meminta para peserta memanfaatkan kesempatan ini untuk menggali ilmu lebih dalam.

“Dari persoalan ini, kaum ibu sering menjadi objek yang menderita, karena itu kemandirian ekonomi tentu saja harus dipersiapkan,” sebut Supardi.

Pelatihan pembuatan kue ini digelar selama dua hari. Hari pertama di Hotel Mangkuto dengan materi yang disampaikan oleh ahli. Kemudian hari kedua dilaksanakan di SMK 3 Payakumbuh, dengan praktek pembuatan kue. (hsb)