PESSEL, METO–Ngeri. Seorang sopir tangki CPO tewas terlindas oleh truk yang dikemudikannya di Jalan Lintas Tapan Padang, tepatnya di Jalan Lintas Padang-Bengkulu, tepatnya di Kampung Rawang Bubur, Nagari Bukit Buai, Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Kamis (9/5) sekitar pukul 16.00 WIB.
Sopir bernasib nahas itu diketahui bernama Yaspul Aripin (56) Warga Nagari Air Baru Tanah Bakali, Kecamatan Airpura. Korban tewas di lokasi kejadian karena kepalanya pecah terlindas oleh ban belakang truk yang dikemudikannya untuk mencari nafkah.
Sontak, kejadian itu membuat warga maupun pengendara yang melintas di lokasi langsung berkerumun untuk melihat kondisi korban yang sudah terkapar bersimbah darah. Merasa kasihan dengan korban, warga kemudian menutupi tubuh korban dengan kain.
Tak lama berselang, Polisi juga datang untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit lalu diserahkan ke keluarga untuk dikebumikan. Sedangkan penyebab korban terlindas gegara lupa memasang pengunci kabin hingga membuat kabin truk terbuka dan korban terpental keluar.
Kapolsek Basa Ampek Balai, Iptu Aldius mengatakan, berdasarkan keterangan saksi-saksi, truk yang dikendari oleh korban sebelum kejadian sempat memperbaiki filter hawa di bengkel tambal ban di Kampung Rawang Bubur dengan membuka kabin.
“Ketika di bengkel itu, korban membuka kabin atau kepala truk. Setelah selesai, korban lupa tuas pengunci kabin dan langsung berangkat. Setelaha 1 Kilometer dari tambal ban tersebut dengan kondisi jalan tingkungan sedikit bergelombang, kabin tiba-tiba terlepas dari kuncinya,” ungkap Iptu Aldius.
Iptu Aldius menambahkan, karena terlepas dari penguncinya, kepala truk tersungkur ke depan saat kendaraan sedang berjalan. Akibatnya, sopir sehingga terpental keluar dari ruang kemudi dan seketika terlindas oleh roda belakang truk yang dikemudikannya.
“Akibat dari kejadian tersebut, korban mengalami pecah bagian kepala dan meninggal di tempa. Korban dibawa ke RSUD Pratama Tapan dan selanjutnya korban jemput oleh pihak keluarga di bawa ke rumah duka di Kecamatan Airpura,” ujar Iptu Aldius.
Dikatakan Iptu Aldius, setelah menerima laporan adanya kejadian itu, pihaknya langsung mendatangi lokasi untuk mengevakuasi korban ke rumah sakit dan melakukan oleh TKP dengan memintai keterangan dari saksi-saksi. “Untuk truk sudah kami amankan. Kasusnya ditangani oleh Satlantas Polres Pessel,” tutupnya. (rio)






