JATI, METRO–Dirut RS M Djamil Padang Dr dr Dovy Djanas Dp. OG, KDM, MARS membuka soft launching Yayasan Djamil Peduli Kasih (YPDK), di Auditorium RS M Djamil, Selasa (7/5). Djamil peduli ini dimaksudkan agar tidak ada lagi pasien yang terlantar yang tidak mendapatkan perawatan medis.
Dalam kesempatan tersebut, Dirut RS M Djamil Padang Dr dr Dovy Djanas menjelaskan, Yayasan Djamil Peduli Kasih, hadir sebagai bentuk sebuah wujud nyata dari RSUP M Djamil terhadap masyarakat yang membutuhkan, terutama bagi mereka yang kurang mampu dan terlantar.
Dovy Djanas menjelaskan juga, pendirian Yayasan Djamil Peduli Kasih bukanlah sekadar respons instan terhadap masalah, tetapi merupakan hasil dari pemikiran matang dan komitmen yang kuat untuk memberikan solusi yang berkelanjutan.
“Melalui pengalaman panjang kami di RSUP Dr. M. Djamil, kami telah melihat dan disadarkan akan kondisi beberapa pasien yang datang mencari pertolongan medis, namun terbentur masalah biaya. Sayangnya, banyak di antara mereka yang terpaksa menunda pengobatan atau bahkan mengesampingkan kesehatan mereka karena keterbatasan ekonomi yang mereka alami. Dengan lingkup kegiatan yang dapat kita lakukan yaitu di bidang sosial, kemanusiaan, dan keagamaan,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Djamil Peduli Kasih, Edi Suandi menambahkan, Yayasan Djamil Peduli Kasih merupakan solusi berobat bagi kaum miskin yang tidak punya BPJS Kesehatan.
“Walau belum di resmikan, yayasan non profit ini telah sembilan bulan melakukan kegiatan kemanusian dalam bentuk kepedulian kepada pasien RS M Djamil yang terkendala biaya,” paparnya.
Yayasan Djamil Peduli Kasih secara khusus ditujukan untuk membantu pendanaan bagi pasien miskin, tidak mampu, dan terlantar, bukanlah sekadar slogan. “Ini adalah komitmen nyata dari kami, bahwa setiap individu, tanpa terkecuali, berhak untuk mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas,” ungkapnya.
Yayasan Djamil Peduli Kasih berdiri pada pada 27 Juli 2023 lalu. Hadirnya Yayasan Djamil Peduli Kasih dapat memberikan solusi nyata bagi mereka yang kesulitan dalam hal pembiayaan pengobatan dan pembelian alat kesehatan.
“Yayasan ini, kami tidak hanya menggalang dana, tetapi membangun jaringan kerjasama yang kuat dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, institusi kesehatan, dan masyarakat umum, untuk mencapai tujuan mulia ini,” tutupnya. (brm)





