KURANJI, METRO–Wali Kota Padang Hendri Septa Dt.Alam Batuah disambut oleh siswa dan siswi SMPN 28 Padang, Korong Gadang, Kuranji, Selasa (7/5). Seluruh siswa menampilkan kreativitas berkesenian dan Babako Babaki serta berpetatah-petitih kebudayaan Minangkabau dalam muatan lokal keminangkabauan.
Dalam tema Manyerak Bareh Kuniang Manyambuik Anak Daro, siswa tampak antusias memperagakan Baarak Babako Babaki yang kemudian disambut dengan pasambahan makan dan minum.
Wali Kota Padang Hendri Septa mengapresiasi penampilan siswa yang sangat bersemangat. Ini wujud dari program Pemerintah Kota (Pemko) Padang dalam membimbing anak-anak sesuai kearifan budaya.
“Dengan Muatan Lokal Keminangkabauan siswa dan siswi paham apa itu warisan keminangkabauan sesuai adat istiadat dan kekayaan kesenian Minangkabau. Bapak berharap siswa siswi generesi sekarang harus hebat dari generasi sebelumnya, rajin belajar sayangi orang tua, karena doa orang tua menentukan nasib kita ke depan,” tuturnya.
“Kita kembangkan kembali sesuai adat istiadat dan kekayaan kesenian Minangkabau. Dengan andalnya anak-anak dalam berpetatah-petitih, artinya kita sudah termasuk dalam bagian melestarikan bahasa ibu kita atau bahasa daerah yaitu Minangkabau,” lanjut wako.
Kepala SMPN 28 Padang Zumfiardi, menyampaikan Mulok Keminangkabauan saat ini sangat diminati oleh siswa. Sebab selain belajar dan menanamkan nilai adat, siswa bisa memahami adat istiadat di minangkabau melalui Mukol Keminangkabauan.
Hadir juga dalam acara itu Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova, Camat Kuranji Rido Satria, Lurah se-Kecamatan Kuranji, serta majalis Guru SMPN 28 Korong Gadang. (brm)






