METRO SUMBAR

Menjaga Keharmonisan dalam Kebhinekaan, Ustaz Siddiq: Sikap Intoleran dan Terorisme Bertentangan dengan Ajaran Islam

0
×

Menjaga Keharmonisan dalam Kebhinekaan, Ustaz Siddiq: Sikap Intoleran dan Terorisme Bertentangan dengan Ajaran Islam

Sebarkan artikel ini
TEMU RAMAH— Ustad Siddiq saat menghadiri kegiatan temu ramah dengan jamaah di Masjid Madinatul Munawwarah, Jalan Muara, Kota Padang, Minggu (5/5).

PADANG, METRO–Maraknya aksi tero­risme dan sikap intoleran yang menghiasi Negara Kesatuan Republik Indonesia saat ini, secara tak langsung berdampak terhadap kehidupan masya­rakat di Indonesia. Hal tersebut kian diperparah, karena stigma teroris kadang dikaitkan dengan Islam.

Tentunya hal tersebut mengundang perhatian kalangan tokoh masya­rakat dan ulama di ber­bagai daerah. Karena, da­lam Islam sendiri sangat menjaga bagaimana ma­syarakatnya menjaga hu­bungan antar sesama manusia baik itu antar suku, agama dan bangsa.

“Dalam Islam, menjaga silaturahmi antar sesama muslim, antar agama dan antar bangsa adalah sebuah keniscayaan. Tidak ada satupun pengajaran dalam Islam yang boleh menyakiti antar sesama, karena kita harus menjaga hubungan atar manusia Dan antar agama pun ada aturannya,” ungkap Ustaz Siddiq, saat temu ramah di Masjid Madinatul Munawwarah, Jalan Muara, Pa­dang, Minggu (5/5).

Lebih jauh Ustad Siddiq memaparkan, bahwa jangankan menyakiti fisik, me­nyakiti perasaan dan me­nginjak martabat seseo­rang sangat dilarang dan tidak layak dalam Islam. Apalagi yang muslim sejati mengucilkan hal tersebut atau memandang sebelah mata ajaran Rasullullah yang menebarkan kasih sayang.

“Ajaran Islam sangatlah sempurna terutama yang berkaitan dengan hubungan manusia dengan manusia dimana dalam Islam saling menghargai dan sa­ling menyayangi serta sa­ling bertoleransi antar se­sama,” lanjut Ustad Siddiq

Ia juga menyikapi, sikap intoleran yang sering dijumpai, bahkan dengan kebebasan sosial media, tentunya akan berdampak terhadap keutuhan kebhinekaan di Indonesia.

Sekaitan dengan ada­nya aksi-aksi terorisme, bom bunuh diri, sikap into­leran dan radikalisme, me­nurutnya itu sangat bertentangan dengan ajaran Islam.

“Jangankan membu­nuh orang lain, harta, martabat orang lain sebagai mana ajaran islam, harum hukumnya jika kita menginjak-injaknya. Termasuk mencaci maki dan menjelekkan sesama manusia dan muslim sangat dilarang dalam Islam,” tegasnya.

Ustaz Siddiq juga menekankan bahwa, pihaknya menolak tindakan terorisme, radikalisme dan sikap intoleran yang dilakukan segelintir orang, karena itu sangat bertentangan de­ngan ajaran Islam. “Paham radikalime, intoleran dan terorisme harus menjadi musuh bersama. Sebagai umat Islam, jangan mau terpengaruh dengan paham-paham tersebut untuk menjaga keutuhan Ne­gara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tutup­nya. (rgr)