AGAM/BUKITTINGGI

Miliki Angka Unmet Need Tinggi, Agam Masuk Wilayah Khusus Program KB Nasional

0
×

Miliki Angka Unmet Need Tinggi, Agam Masuk Wilayah Khusus Program KB Nasional

Sebarkan artikel ini
NARASUMBER— Kepala Perwakilan Wilayah BKKBN Sumbar, Fatmawati saat memjadi narasumber di acara fasilitasi intensifikasi dan integrasi pelayanan keluarga berencana dan kesehatan reproduksi di wilayah khusus, Sabtu (4/5) di RSUD Lubuk Basung.

AGAM, METRO–Kabupaten Agam menjadi salah satu daerah di Sumatera Barat yang dite­tapkan sebagai wilayah khu­sus penggarapan program Keluarga Berencana (KB).

Hal ini disampaikan, Kepala Perwakilan Wilayah BKKBN Sumbar Fatmawati saat acara fasilitasi intensifikasi dan integrasi pelayanan keluarga berencana dan kesehatan reproduksi di wilayah khusus, Sabtu (4/5) di RSUD Lubuk Basung.

Dikatakan, beberapa wilayah yang termasuk kategori wilayah khusus merupakan daerah yang perlu mendapatkan perhatian dalam penggarapan program KB di Sumbar.

“Wilayah khusus tersebut ada 7 yaitu Kabupaten Pasaman, Pasaman Barat, Kabupaten Dharmasraya, Kepulauan Mentawai, Ka­bupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Agam dan Kota Padang,” ujarnya.

Fatmawati menjelaskan, penyelenggaraan pelayanan KB di wilayah khu­sus merupakan salah satu upaya BKKBN dalam penurunan angka unmet need, peningkatan kesehatan ber-KB serta pemenuhan hak reproduksi masyarakat.

“Agam sendiri unmet neednya tinggi, sehingga kami menilai perlu BKKBN menyelenggarakan intesifikasi layanan KB,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Sekda Agam, Drs H Edi Busti, MSi yang menyebut masyarakat masih belum cukup memahami arti penting dari pelaksanaan KB.

Untuk itu, ia mengimbau dinas terkait untuk merangkul stakeholder untuk memberikan edukasi kepada masyarakat akan arti penting ber-KB.

“Masyarakat perlu diedukasi bahwa mengatur angka kelahiran sangat penting karena akan berdampak pada kesejahteraan keluarga dan masalah stunting,” katanya.

Ditambahkan, agenda BKKBN berupa program bangga kencana dan stunting di Kabupaten Agam sangat penting, maka dari itu kegiatan ini hendaknya dimanfaatkan sebaik mungkin. (pry)