PESSEL METRO–Pasca ratusan balita di Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan terserang penyakit diare beberapa hari yang lalu. Dinas terkait harus segera mengambil upaya cepat dalam penanganan kasus diare.
Data menunjukan sebanyak 122 orang balita di wilayah itu terjangkit diare. Tiga diantara nya meninggal dunia.
Sejak satu pekan terakhir saja tercatat sebanyak 122 orang balita di kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan terpaksa dilarikan ke Pukesmas terdekat. Karena, terserang diare.
Dari 122 kasus tersebut 96 orang sembuh, 24 orang balita mendapat perawatan inap. Sementara tiga diantaranya meninggal dunia.
Camat Sutera, Dailipal menyebutkan, tiga orang balita yang meninggal tersebut adalah balita dibawah umur dua tahun. Yaitu, Zea Arsina Safila (8 bulan), Rayna Putri Ricys ( 14 bulan) dan Arfy Febian (14 bulan).
Disampaikan Dailipal, dari informasi didapat jika awal ketiga orang balita mengalami deman tinggi dan muntah – muntah ( diare).
” Sebagian dari 24 balita mendapatkan rawat inap tersebut terpaksa dilarikan ke RSUD. M. Zein Painan. Hal ini disebabkan karena daya tampung pukesmas tidak memadai untuk jumlah kasus diare tersebut,” tegas Camat Sutera.
Lebih lanjut, sejak wabah diare terjadi pihaknya sudah mengambil langkah – langkah penanganan seperti mengoptimalkan layanan pukesmas. Dan, selanjutnya membentuk tim dengan semua steakholder, termasuk nagari dalam rangka pencegahan bertambahnya kasus diare.
” Diduga, salah satu faktor utama penyebab diare adalah kebersihan lingkungan sekitar. Apalagi pasca banjir yang melanda wilayahnya. Tentu banyak puing atau material yang masih menumpuk dan mengakibatkan kebersihan lingkungan tercemar,” kutip Dailipal. ( Rio)






