SOLOK/SOLSEL

Hasil Pileg Tahun 2004, Golkar Pastikan Pertahankan Pucuk Pimpinan DPRD Kota Solok

0
×

Hasil Pileg Tahun 2004, Golkar Pastikan Pertahankan Pucuk Pimpinan DPRD Kota Solok

Sebarkan artikel ini
PENYERAHAN BERITA ACARA—Penyerahan berita acara hasil penetapan Pileg 2024 kepada partai peserta pemilu oleh KPU Kota Solok.

SOLOK, METRO–Partai Golkar pastikan partahankan pucuk pimpinan DPRD Kota Solok pada hasil Pileg tahun 2004. Sementara partai PAN dan Demokrat terpaksa lengser dari kursi Wakil Ketua DPRD Kota Solok untuk periode 2024 – 2029 mendatang. Kepastian ini tergambar setelah KPU Kota Solok menetapkan perolehan kursi partai politik dan calon anggota DPRD terpilih hasil pemilu serentak 2024 dalam rapat pleno KPU Kota Solok, Kamis (2/5) malam.

Rapat pleno terbuka KPU Kota Solok dipimpin langsung oleh ketua KPU Kota Solok, Ariantoni.  Dirinya didampingi komisioner KPU lainnya, Abdul Hanan, Yance Gafar, Tomi Farto dan Dessy Arisandi.

Ketua KPU Ariantoni mengatakan, rapat pleno terbuka tersebut merupakan puncak dari tahapan panjang pemilihan legislatif dalam pemilu serentak yang digelar 14 April 2024 lalu. Pihaknya sudah menerima surat dari MK dan KPU terkait penetapan perolehan kursi dan caleg terpilih.

“Apalagi untuk Kota Solok dipastikan tidak ada sengketa hasil Pileg yang diajukan ke MK. Dalam keputusan KPU Kota Solok nomor 89 tahun 2024 tentang Penetapan Perolehan Kursi Parpol Peserta Pemilu dan  Anggota DPRD Kota Solok dalam Pemilu 2024, ditetapkan 9 partai politik berhasil meraih kursi di DPRD Kota Solok,” ungkap Ariantoni.

Disebutkan, diantaranya partai Golkar yang berhasil meraih 3 kursi dipastikan bertahan dipucuk pimpinan DPRD Kota Solok. Sedangkan partai Nasdem yang juga berhasil meraih 3 kursi dan partai PKS me­raih 2 kursi pada Pileg 2024, juga dipastikan menduduki kursi pimpinan DPRD Kota Solok di posisi Wakil Ketua DPRD Kota Solok untuk periode 2024 – 2029 mendatang.

Baca Juga  Dapat Menarik Investor, Wako Solok Sebut Ada 9 Sub Ekonomi Kreatif sudah Dikembangkan

“Artinya posisi Wakil Ketua DPRD Kota Solok pada Pileg 2019 yang di­duduki partai PAN dan Demokrat periode 2019 – 2024, berdasarkan hasil Pileg 2024 tahun ini digeser oleh partai Nasdem dan PKS untuk periode 2024 – 2029,” tegasnya.

Sementara katanya, Partai Gerindra juga me­raih 2 kursi dan Partai Hanura juga memperoleh 2 kursi. Kemudian PAN menduduki 2 kursi di DPRD Kota Solok bersama PBB yang juga meraih 2 kursi. Begitu juga partai Demokrat dan PPP masing masing juga meraih 2 kursi di DPRD Kota Solok.

“KPU Kota Solok juga menetapkan nama nama calon terpilih sebagai wakil rakyat di DPRD Kota Solok untuk periode 2024 – 2029. Untuk dapil I (Lubuk Sikarah) tercatat nama Rio Putra dari partai Golkar yang berhasil meraih suara sah sebanyak 1.380 suara. Kemudian Yusmanita sari partai Nasdem meraih dukungan suara sebanyak 1.113 suara,” jelasnya.

Sementara Mira Harmadia dari PKS meraih dukungan suara sebanyak 1.032 suara. Romi Indra Utama dari PPP mendapat suara sah sebanyak 731 suara dan Rusdi Saleh dari PAN dengan 747 suara.

Baca Juga  Kiat Mengfapal Quran dari Guru Tahfidz Solok Selatan

Selanjutnya, Ardi Alhakim dari partai Gerindra meraih suara sah sebanyak 1.192 suara. Fauzi Rusli dari Golkar mendapat du­kungan suara sah sebanyak 1.179 suara. Sementara Deni Nofri Pudung dari partai Demokrat mendapat 794 suara, Wazadly dari PBB dengan 731 suara. Rusnaldi dari partai Hanura meraih 963 suara dan OKI Oktaviado dari partai Nasdem mendapatkan 896 su­ara berdasarkan hasil Pileg 2024 kemarin.

“Untuk Dapil II (Tanjung Harapan) ada nama Amrinof Dias dari partai Nasdem dengan suara sah 1.074 suara serta Rika Hanom dari partai Gerindra dengan perolehan suara sah sebanyak 922 suara. Irwan Sari In dari partai Hanura mendapat dukungan suara sah sebanyak 1.020 suara dan Ade Merta dari PKS dengan 987 su­ara,” sebutnya.

Kemudian, Efriyon Co­neng dari PAN denhan su­ara sah sebanyak 1.058 suara serta Bayu Kharisma partai Demokrat dengan raihan suara terbanyak dibandingkan calon lain sebanyak 1.785 suara. Sementara Rinaldi Dt. Rang­kayo Sutan PPP meraih 882 suara, Hendra Saputra PBB dengan 1.507 suara dan Irman Yefri Adang (Golkar) 546 suara. (vko)