METRO SUMBAR

Jalan Rusak Viral di Medos, Wagub Kunjungi Tanahdatar

0
×

Jalan Rusak Viral di Medos, Wagub Kunjungi Tanahdatar

Sebarkan artikel ini
KUNJUNGAN KERJA— Wagub Sumbar Audy Joinaldy beserta rombongan disambut langsung Bupati Eka Putra dan jajaran saat melakukan kunjungan kerja ke Tanahdatar.

TANAH DATAR, METRO–Wakil Gubernur (Wa­gub) Sumatera Barat Audy Joinaldy lakukan kunju­ngan kerja ke Kabupaten Tanah Datar dalam rangka Temu Ramah dengan Ma­syarakat Nagari Barulak di Aula Kantor Wali Nagari Barulak Kecamatan Tanjung Baru, Kamis (2/5).  Kedatangan Wagub beserta rombongan disambut langsung Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama anggota DPRD Tanah Datar Joni Rustam, Kepala Dinas Ling­kungan Hidup Nofi Hendri, Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Alfian Fikri, Kepala BPBD dr. Ermon Reflin, Camat Tanjung Baru Riki Aprizaldi dan forkopimca, Wali Nagari beserta undangan lainnya.

Wali Nagari Barulak Azisman Dt. Sati Nan Panjang dihadapan Wagub menyampaikan ucapan terima kasih atan kunjungannya rombongan untuk bertemu ramah dengan masyarakat nagari Barulak. “Terima kasih Pak Wagub, Alhamdulillah bapak turun langsung memberikan pen­cerahan dan informasi, serta yang terpenting me­nyerap langsung aspirasi masyarakat terutama terkait perbaikan jalan lintas Provinsi Simpang Baso dan Piladang, dan perbaikan irigasi akibat bencana banjir bandang,” ucapnya.

Lebih lanjut, Azisman juga memaparkan beberapa potensi yang ada di nagari Barulak yaitu di bidang pertanian, perkebunan dan juga bidang pariwisata.

Sementara itu, Bupati Eka Putra sampaikan kehadiran Wakil Gubernur sebagai bukti nyata ke­pe­dulian Pemerintah Provinsi untuk menerima masukan, kritik dan saran guna peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Terima kasih Pak Wagub hadir langsung menjemput aspirasi dari masyarakat kami, terutama terkait bencana dan perbaikan pemba­ngunan di Kabupaten Ta­nah Datar khususnya di nagari Barulak Kecamatan Tanjung Baru ini,” ucapnya.

Eka Putra tambahkan, kehadiran Wagub juga me­rupakan tindak lanjut kunjungan Gubernur pada tang­gal 9 April lalu, terkait perbaikan jalan dan bencana longsor yang mengakibatkan jembatan putus dan beberapa irigasi rusak di nagari Barulak.  “Ini bukti nyata hubungan baik an­tara Pemerintah Kabupa­ten Tanah Datar dengan Pemerintah Provinsi, se­hingga kehadiran pak Wa­gub bisa menjadi sitawa dan sidingin bagi kami terutama bagi masyarakat. Ini juga wujud perhatian khu­sus yang diberikan Peme­rintah Provinsi kepada Ka­bupaten Tanah Datar demi kesejahteraan masya­ra­kat,” ungkapnya.

Selanjutnya, Bupati Eka Putra juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu untuk membebaskan tanah yang ada di kiri kanan jalan mulai dari batas Piladang sampai Simpang Baso Tanjung Alam sekitar 1,5 km.  “Jalan ini sekarang memang kondisinya sedang rusak pa­rah, tapi InsyaAllah tahun 2024 ini akan dilakukan pe­ngaspalan kembali,” sampainya.

Di akhir sambutannya, Bupati Eka Putra juga menegaskan bahwa lahan persawahan yang terdampak bencana beberapa wak­tu lalu akan menjadi prioritas untuk program Bajak Gratis.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Audy Joinaldy sampaikan terkait bencana yang terjadi bukan cuma nagari Barulak yang terkena dampak­nya, akan tetapi ratusan nagari di Sumatera Barat.

Namun, tambahnya, dengan keterbatasan anggaran tentu belum semua dampak kerusakan bisa dibangun kembali, tentu­nya secara bertahap, namun skala priotitas salah satunya perbaikan irigasi yang akan berdampak terhadap pangan di masya­rakat.

Selain itu, Wakil Gubernur Audy juga mengatakan bahwa Tanah Datar merupakan produsen penghasil beras nomor satu di Su­matera Barat di atas Kabupaten Solok, jadi memang banyak peluang ditum­pangkan di Tanah Datar.

Terkait dengan jalan yang viral, Wagub Audy menanggapi bahwa Pemerintah Provinsi dan Ka­bupaten tidak tinggal diam.  “Saya bersama gubernur dan pak bupati terus menjemput bola ke pusat, salah satunya dengan menemui Menteri terkait. InsyaAllah beberapa ruas jalan di Kabupaten Tanah Datar akan di kerjakan tahun 2024 ini melalui APBD Provinsi sebesar Rp137 miliar, dan ini cukup besar dibandingkan Kabupaten kota lainnya,” terang Wagub. Pada kesempatan tersebut, Wa­gub Audy juga serahkan simbolis bibit jeruk, pokat, jengkol, durian dan bibit ikan kepada masyarakat dan Pemerintah Nagari. (ant)