SUKARNOHATTA, METRO–Liga Junior Payakumbuh Kelompok Umur (LJP) KU-14 yang digagas Payakumbuh OldStar perdana pada tahun awal Mei 2024, diapresiasi banyak pihak, terutama pecinta olahraga sepakbola di Kota Payakumbuh. Sebab selain bagian dari pembinaan atlit usia muda, juga merupakan regenerasi mantan atlit sepakbola yang dahulunya pernah mengharumkan nama daerah, selain itu juga merupakan wadah bagi atlit mengukur kemampuan mereka.
Hal tersebut diungkapkan Yasril (50) penasehat Teknis Sekolah Sepak Bola (SSB) Mandala dihari pertama digelarnya LJP KU-14 sekaligus hari pembukaan yang digelar di Lapangan Sepakbola Kapten Tantawi di Kelurahan Tanjung Pauah Kecamatan Payakumbuh Barat, Rabu (1/5). “Tentu kita sangat apresiasi LJP KU-14 yang digagas oleh Payakumbuh Oldstar ini. Sebab selain bagian dari pembinaan atlit usia muda, juga merupakan regenerasi mantan atlit sepakbola yang dahulunya pernah mengharumkan nama daerah, selain itu juga merupakan wadah bagi atlit mengukur kemampuan mereka,” ujar Yasril.
Ia juga menambahkan, di Payakumbuh saat ini banyak bibit-bibit atlit atau talenta muda Sepakbola, namun selama ini tidak ada pembinaan lebih lanjut, terutama bagi mereka yang telah berusia 14 hingga 15, untuk itu perlu pembinaan berkelanjutan. “Kita di Payakumbuh banyak bibit-bibit atlit atau talenta muda Sepakbola, namun selama ini tidak ada pembinaan lebih lanjut, terutama bagi mereka yang telah berusia 14 hingga 15, untuk itu perlu pembinaan berkelanjutan sehingga tidak mentok,” harapnya.
Senada dengan Yasril, Ketua Panitia LJP KU-14 , Yoni Zuarmen saat menyampaikan laporan menyebutkan bahwa kegiatan atau Liga Sepakbola KU-14 yang digelar diharapkan bisa menjadi wadah bagi talenta muda di Payakumbuh untuk selanjutnya mewakili Persepak di Liga U-15. “Mudah-mudahan Atlit yang ikut dalam kegiatan ini bisa nantinya mewakili Persepak di Liga U-15,” ucapnya.
Ia juga menambahkan, LJP KU-14 yang dibuka secara resmi oleh Pj. Walikota Payakumbuh diwakili Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Nofriwandi serta didampingi Ketua Komisi B DPRD Kota Payakumbuh dan Pelatih dan Legenda Sepakbola Payakumbuh, Jagti Sastra. “LJP KU-14 digagas oleh Payakumbuh Oldstar dan diikuti oleh 8 SSB, diperkirakan tiga bulan pelaksanaan. Semoga berjalan dengan lancar,” ucapnya.
Sementara Pj. Walikota Payakumbuh diwakili Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Nofriwandi berharap LJP KU-14 bisa digelar tiap tahun, sehingga akan melahirkan atlit-atlit baru tiap tahunnya. “Terimakasih kasih kepada semua pihak yang telah menggelar Liga ini, semoga bisa digelar tiap tahun, sehingga akan melahirkan atlit-atlit baru,” ucapnya.
Mantan Lurah itu juga berharap dengan persaingan dalam LJP KU-14 akan lahir atlit bola yang nantinya berkiprah ditingkat Nasional. “Tentu kita berharap dengan persaingan secara sportif dalam LJP KU-14 akan lahir atlit bola yang nantinya berkiprah ditingkat Nasional.” Harapnya.
Dukungan terhadap pembinaan olahraga, khususnya LJP KU-14 juga diungkapkan Ketua Komisi B DPRD Kota Payakumbuh, Yb.Dt. Permato Alam. Bahkan mantan Ketua DPRD itu hadir langsung dalam pembukaan. Ia berharap kedepannya pembinaan olahraga di Payakumbuh busa terus menerus. DPRD Kota Payakumbuh menurutnya siap memberikan dukungan dari segi anggaran. “Semoga kedepannya pembinaan olahraga di Payakumbuh bisa terus meningkat. Kita di DPRD, khususnya
sanfat dukung kegiatan ini. Kedepannya kita akan undang tokoh atau legenda sepakbola dalam menyusun program-program pembinaan, sehingga lebih terukur,” ucapnya usai mendampingi Pj. Walikota Payakumbuh melakukan tendangan Pertama sebagai tanda dimulainya LJP KU-14. Ketua KORMI Kota Payakumbuh itu juga meminta LJP KU-14 bisa digelar tiap tahun serta dianggarkan di Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, sebab memberikan motivasi untuk tingkatkan latihan. “Kalau bisa ini (LJP KU-14) dijadikan kalender tiap tahun dan dianggarkan Dinas Pariwisata,” tutupnya. (uus)






