METRO PADANG

Ribut-ribut Pedagang di Pujasera Pantai Padang Berujung Penganiayaan, Gegara Membuang Air Limbah Dagangan di Depan Warung

0
×

Ribut-ribut Pedagang di Pujasera Pantai Padang Berujung Penganiayaan, Gegara Membuang Air Limbah Dagangan di Depan Warung

Sebarkan artikel ini
PUJASERA— Inilah kawasan Pujasera Pantai Padang di jalan Samudera, yang menjual beragam makanan dan minuman. Beberapa waktu lalu, dua pedagang di Pujasera ini diduga terlibat cek cok dan berujung dengan penganiayaan.

SAMUDERA, METRO–Dua pedagang di kawasan Pujasera Pantai Padang, diduga terlibat penganiayaan hingga berakhir dengan penganiayaan berat. Satu orang dilarikan ke rumah sakit.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Senin (29/4) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Kejadian berawal dari cekcok yang terjadi antara pedagang berinisial Y dengan R. Warung ke­dua­nya bersebelahan.

Namun, pedagang berinisial Y merasa tak terima dengan tindakan oleh kubu R karena membuang air limbah dagangan ke depan warung Y.

Pihak Y kemudian sempat mempersoalkan hal tersebut. Cekcok keduanya tak terelakkan.

“Dia membuang air limbah dagangannya di depan warung saya, namun dia selalu tak mengakuinya. Padahal saya tak sekali dua kali mendapatkan komplain dari pengunjung yang datang,” katanya.

Baca Juga  2 Tahun Menunggu, Gedung Baru SDN 11 Kampung Jua Diresmikan

Dari keterangan sejumlah saksi, kedua belah pihak terus terlibat percekcokan hingga pedagang berinisial R diduga kuat mengambil senjata tajam (sajam) berupa pisau dan melayangkannya kepada keluarga Y berinisial J.

Akibatnya, kepala korban mengalami bocor dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara R kemudian pergi meninggalkan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Pihak keluarga korban kemudian melaporkan pe­ris­tiwa tersebut ke Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang. Polisi pun melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejum­lah saksi.

Namun hingga berita ini dirampungkan, polisi dikabarkan masih mencari keberadaan dari R dan me­minta untuk segera me­nye­rahkan diri untuk mem­per­­tanggungjawabkan per­­buatannya.

Peristiwa yang terjadi di Pujasera Pantai Padang disesalkan oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Pa­dang setempat selaku pemilik aset. Kepala Dispar Kota Padang, Yudi Indra Syani mengatakan, pihaknya tengah mempertimbangkan mengambil tindakan untuk menertibkan pedagang di Pujasera ter­sebut.

Baca Juga  Basecamp di Kolong Jembatan, 3 Remaja Putri Diamankan, Belasan Anjal, Pak Ogah, Gepeng dan Badut Ditertibkan

“Ini yang kami sesalkan, seharusnya mereka bisa menjaga aset Pemko Padang ini dengan berdagang secara tertib, namun yang terjadi malah keributan,” kata Yudi Indra.

Dispar Kota Padang, katanya, tidak menutup kemungkinan untuk membuka seluruh sekat yang dipasang pedagang di Pujasera Pantai Padang.

“Salah satunya ini, kami ingin seluruh sekat ini dibuka, agar tempat tersebut lebih jelas terlihat dan se­dap dipandang mata, kami menerima semua masukan semua pihak terhadap pem­benahan di Pujasera Pantai Padang ini,” tuturnya. (*/brm)