AGAM,METRO–Warga Jorong Kubu Baru, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, dibuat heboh dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang tergantung di pohon dekat Danau Maninjau, Minggu (28/4) sekitar pukul 11.30 WIB.
Sontak saja, warga langsung berkerumun di lokasi untuk menyaksikan kejadian itu. Setelah dilakukan pemeirksaan, mayat tergantung itu diketahui bernama Bambang Hendri Syaputra (44). Dalam saku celana korban ditemukan ponsel dalam kondisi mati.
Kapolsek Tanjung Raya, Iptu Muzakar menyebut, mayat tergantung di pohon tersebut awalnya ditemukan oleh warga bernama Aristo (62). Korban ditemukan tak begitu jauh dari kantor eks Pengadilan Agama Maninjau yang bersebelahan dengan Puskesmas Maninjau.
“Saksi ini hendak pergi ke danau untuk memberi makan ikan. Saat perjalanan, tiba-tiba dia melihat mayat tergantung di atas pohon. Setelah itu saksi memberitahu wali jorong dan masyarakat lain, kemudian melaporkan ke Polsek Tanjung Raya,” sebut Iptu Muzakar.
Dijelaskan Iptu Muzakar, setelah mendapatkan laporan adanya penemuan mayat itu, pihaknya langsung mendatangi TKP bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Agam. Setelah itu, jenazah korban dievakuasi ke Puskesmas Maninjau untuk pemeriksan luar.
“Identitas korban diketahui berdasarkan KTP yang ditemukan di lokasi. Korban bernama Bambang Hendri Syaputra (44) berasal dari Dusun Arau, Jorong Kuok III Koto, Kecamatan Matur,” jelas Iptu Muzakar.
Setelah identitasnya diketahui, kata Iptu Muzakar, pihaknya juga menghubungi keluarga korban dan langsung datang ke Puskesmas. Namun, berdasarkan permintaan keluarga korban, tidak dilakukan autopsi pada tubuh korban dan segera dikebumikan.
”Saat ini pihak keluarga sudah menerima takdir tersebut. Jasad korban sudah dibawa ke Matur untuk segera dikebumikan. Penolakan autopsi juga disertai dengan surat pernyataan dari pihak keluarga,” ujarnya.
Sementara itu, ditegaska Iptu Muzakar, berdasarkan hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sehingga, pihaknya menyimpulkan penyebab kematian korban karena gantung diri.
”Untuk motifnya masih kami dalami. Dugaan kami ada masalah dalam keluarga korban,” tutupnya. (pry)






