METRO PADANG

Pemprov-Bapanas Salurkan 388 Ton Bantuan Beras ke Daerah Terdampak Bencana

1
×

Pemprov-Bapanas Salurkan 388 Ton Bantuan Beras ke Daerah Terdampak Bencana

Sebarkan artikel ini
Mahyeldi

PADANG, METRO–Pemprov Sumbar bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), telah menyalurkan 388 ton beras untuk me­nangani dampak banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) pada awal Maret 2024.

“Pemerintah provinsi sudah mengi­rim­kan 220 ton beras ditambah lagi ban­tuan Bapanas 168 ton untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir di Kabupaten Pesisir Selatan,” kata Gu­ber­nur Sumbar Mahyeldi, kemarin.

Selain Kabupaten Pesisir Selatan, pemerintah daerah juga menyalurkan beras ke se­jumlah daerah di an­tara­nya Kabupaten Agam, Ta­nah­datar, Kota Padang­panjang, dan Kabupaten Limapuluh Kota. Hanya saja alokasi beras ke Ka­bupaten Pesisir Selatan le­bih banyak mengingat ca­kupan wilayah yang ter­dam­pak bencana lebih luas yakni 15 kecamatan.

Baca Juga  Toke Sapi Siap Pasarkan Hewan Kurban

Gubernur menyebutkan saat ini masih terdapat stok beras cadangan sekitar 100 ton yang akan disalurkan kepada masyara­kat yang membutuhkan. Kendati demikian, untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, pemerintah akan menambah pasokan beras cadangan.

“Stok cadangan ini akan kita gunakan lagi bagi ma­syarakat yang membutuhkan dalam rangka tanggap darurat,” ujar Mahyeldi.

Sementara itu, Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumbar Endang Kurnia Saputra mengatakan saat ini cadangan beras di Perum Bulog Kanwil Sumbar masih cukup banyak yakni sekitar 27 ribu ton.

Baca Juga  Hidup Susah Usai Suami tak Kerja lagi, Penjual Makanan Ringan Terima Bantuan dari Andre Rosiade

Selama operasi pasar murah digelar di sejumlah daerah, BI melihat stok beras yang disiapkan pemerintah selalu habis atau terjual. Artinya, upaya pemerintah khususnya tim pengendalian inflasi daerah (TPID) berjalan dengan baik.

“Jadi operasi pasar mu­rah ini diserap dengan baik oleh masyarakat. Sisanya, cadangan beras Bulog ma­sih ada sekitar 27 ribu ton ditambah cadangan beras pe­merintah,” katanya. (fan)