BERITA UTAMA

Lebaran 2024, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Sumbar Turun, Dirlantas: Utamakan Keselamatan daripada Kecepatan

0
×

Lebaran 2024, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Sumbar Turun, Dirlantas: Utamakan Keselamatan daripada Kecepatan

Sebarkan artikel ini
PENGATURAN— Dirlantas Polda Sumbar, Kombespol Dwi Nur Setiawan, melakukan pengaturan di jalur one way Padang-Bukittinggi via Malalak.

PADANG, METRO–Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumbar mencatat selama libur Le­baran Idul Fitri 1445 Hijriah/2024 Masehi, angka ke­celakaan di wilayah Sumbar mengalami penuru­nan. Pasalnya, hingga Ming­gu (14/4) tercatat kejadian kecelakaan lalu lintas sebanyak 62 kasus.

Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Nur Setiawan mengatakan, selama pelaksanaan Operasi Ketupat Singgalang 2024 yang kita mulai pada 4-14 April, jumlah laka lantas mengalami penurunan di­banding tahun 2023.

“Pada tahun ini, kejadian laka lantas sebanyak 62 kasus, sedangkan pada tahun 2023 sebanyak 89 kasus. Artinya, ada penurunan 27 kasus dibanding tahun 2023,” kata Kombes Pol Dwi Nur, Senin (15/4).

Dijelaskan Kombes Pol Dwi Nur, berdasar analisa dan evaluasi (Anev) Operarsi Ketupat Singgalang 2024 hingga H+9 tercatat korban kecelakaan meninggal dunia 11 orang, luka berat 16 orang dan luka ringan 86 orang.

“Berdasar data Polres kabupaten/kota, korban kecelakaan meninggal dunia tercatat di Polres Bukittinggi 1 orang, Polres Pasaman 2 orang, Polres Padangpariaman 2 orang, Polres Pesisir Selatan 2 orang. Kemudian Polres Limapuluh Kota 2 kasus, Polres Agam 1 orang, dan Polres Dharmasraya 1 kasus,” jelas Kombes Pol Dwi Nur.

Baca Juga  Awasi Balimau, 700 Personel Polresta Padang Disiagakan

Ditambahkan Kombes Pol Dwi Nur, untuk kasus luka berat tercatat Polresta Padang 5 orang, Polres Pasaman Barat 7 orang, Polres Limapuluh Kota 1 orang dan Polres Agam 3 orang. Sedangkan kasus luka ringan dengan rincian yakni Polresta Padang 11 orang.

“Polres Pesisir Selatan 4 orang, Polres Bukittinggi 13 orang, Polres Payakumbuh 2 orang. Polres Pasaman 9 orang, Polres Padangpariaman 15 orang, Polres Tanahdatar 6 orang.

“Polres Sijunjung 8 orang, Polres Solok 10 orang, Polres Limapuluh Kota 1 orang, Polres Padangpanjang 4 orang dan Polres Sawahlunto 3 orang,” papar Kombes Pol Dwi Nur.

Selain itu, dikatakan Kombes Pol Dwi Nur, dari data laka itu, sebanyak 64 kasus terlibat laka lantas kenda­raan roda dua (R2). Data itu turun 75 persen dibanding 2023. Kendaraan roda empat (R4) 35 kasus atau turun 12 persen di­banding 2023.

“Kemudian bus sebanyak 1 kasus atau naik 100 persen dibanding 2023. Mobil barang 4 kasus atau turun 150 persen dibanding 2023 dan Ranau sebanyak 1 kasus atau naik 100 persen dibanding 2023,” tuturnya.

Baca Juga  2 Pengedar Jual Ganja ke Polisi

Sementara untuk kerugian materil sepanjang tahun 2024, sebut Kombes Pol Dwi Nur, mencapai Rp 305.250. 000. Angka kerugian materil itu mengalami kenaikan Rp 133.490.000,- dari kerugian tahun 2023 yang berjumlah Rp 171. 760.000.

“Faktor-faktor pe­nyebab kecelakaan adalah faktor manusia (human error) seperti lalai, kelelahan saat berkendara, mengantuk dan tidak fit. Termasuk juga faktor alam, faktor kendaraan yang digunakan, faktor jalan,” paparnya.

Ia juga menyebutkan jumlah kendaraan masuk ke Sumbar berjumlah 66.741 unit kendaraan. Dan untuk  jumlah kendaraan keluar berjumlah 30.997 unit kendaraan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, menjaga kesehatan. Tak kalah pentingnya mengutamakan keselamatan daripada kecepatan mematuhi rambu lalu lintas agar terhindar dari kecelakaan lalu lintas dan bisa melaksanakan Mudik Ceria, Penuh Makna,” tutupnya. (rgr)