SOLOK/SOLSEL

Apel Pasukan Operasi Ketupat 2024, Polres Solsel Siapkan Skema Rekayasa Lalin

0
×

Apel Pasukan Operasi Ketupat 2024, Polres Solsel Siapkan Skema Rekayasa Lalin

Sebarkan artikel ini
JELASKAN— Kapolres Solok Selatan AKPB Arief Mukti didampingi Bupati Solok Selatan H. Khairunas, memberikan penjelasan kepada terkait kesiapan arus mudik Lebaran 1445 Hijriah, Rabu (3/4).

PADANG ARO, METRO–Bupati Solok Selatan H. Khairunas menghadiri ke­giatan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2024 di Halaman Polres Solok Selatan, Rabu (3/4). Terkait persiapan pemerintah da­lam menyambut lebaran, Khai­runas menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Solok Selatan telah melakukan berbagai persiapan menjelang Idul Fitri tahun ini.

Salah satunya adalah me­mastikan tersedianya la­yanan kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan yang ada, baik Puskesmas maupun RSUD.  “Diharapkan masya­rakat dapat me­rayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” kata Khairunas.

Operasi Ketupat 2024 ini juga turut menegaskan komitmen pemerintah dan aparat keamanan dalam memberikan perlindungan dan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama periode mudik dan perayaan lebaran.  Selain itu juga untuk memastikan kesiapan pasukan dalam me­ngamankan arus mudik dan balik lebaran.

Baca Juga  Bawaslu Perkuat Kinerja Kesektariatan

Kegiatan Apel Gelar Pasukan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Polisi, TNI, tenaga kesehatan, Dinas Perhubungan, SATPOL-PP, hingga BASARNAS.

Kapolres Solok Selatan Arief Mukti menyatakan bahwa apel gelar pasukan ini adalah tahap akhir da­lam pengecekan persiapan dalam melaksanakan Operasi Ketupat 2024.

“Ini merupakan komitmen nyata dari sinergitas TNI-Polri bersama stakeholder terkait untuk menjaga keamanan selama arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah,” kata Arief Mukti.

Membacakan pidato Kapolri, Arief mengung­kapkan bahwa sebanyak 155.165 personel gabungan akan dikerahkan dalam operasi tersebut.

Baca Juga  40 Kader Ikut Bimtek Pokja Posyandu Tingkat Kecamatan, Pokjanal Miliki Peranan Tingkatkan Derajat Kesehatan

Bersama dengan stakeholder terkait, Polri telah menyiapkan 5.784 pos yang terdiri dari 3.772 pos pengamanan, 1.532 pos pelayanan, dan 480 pos terpadu.

Tujuan dari penempatan pos-pos tersebut adalah untuk memberikan pelayanan dan pengamanan khususnya di jalur-jalur rawan seperti kemacetan, kecelakaan, kriminalitas, dan bencana alam serta di pusat-pusat keramaian. “Kita juga berusaha memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2024 dengan skema rekayasa lalu lintas (lalin). Juga menyiapkan sejumlah antisipasi terkait wilayah yang berpotensi banjir atau longsor yan g kerap terjadi di Solok Selatan,” jelasnya. (ped/rel)