METRO PADANG

PT Semen Padang Salurkan 1000 Paket Sembako Korban Erupsi Gunung Marapi

0
×

PT Semen Padang Salurkan 1000 Paket Sembako Korban Erupsi Gunung Marapi

Sebarkan artikel ini
PAKET SEMBAKO— Komisaris PT Semen Padang, Khairul Jasmi, menyerahkan bantuan 1000 paket sembako kepada korban erupsi Gunung Marapi, kepada Bupati Tanah Datar, Eka Putra, dan disaksikan oleh Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Dedi M Siddiq, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Tanah Datar.

PADANG, METRO–PT Semen Padang kembali menunjukkan komitmennya terhadap kemanusiaan dengan menyumbangkan bantuan 1000 paket sembako kepada korban erupsi Gunung Marapi di Tanah Datar, Senin (1/4).

Bantuan sembako berupa beras dan minyak goreng itu, diserahkan se­cara simbolis oleh Komi­saris PT Semen Padang, Khairul Jasmi, kepada Bu­pati Tanah Datar, Eka Putra, dan disaksikan oleh Kepala Unit CSR PT Semen Pa­dang, Dedi M Siddiq, serta sejumlah pejabat di ling­kungan Pemkab Tanah Da­tar.

Kepala Unit CSR PT Semen Padang Dedi M Siddiq menjelaskan, bantuan paket sembako senilai Rp54,5 juta itu merupakan bentuk kepedulian PT Semen Pa­dang terhadap bencana yang menimpa warga Ka­bu­paten Tanah Datar dan sekitarnya.

“Ini bentuk keprihatinan perusahaan terhadap musibah erupsi Gunung Marapi yang melanda se­jum­lah masyarakat di Ta­nah Datar. Apalagi, dampak erupsi tersebut juga membuat banyak petani gagal panen,” ujarnya.

Ia berharap bantuan ini dapat meringankan kesulitan yang dialami ma­sya­rakat terdampak erupsi. Dan, Semen Padang akan terus bersinergi dengan pemerintah dan berbagai pihak untuk memberikan dukungan nyata bagi ma­sya­rakat yang membutuhkan.

Bupati Tanah Datar Eka Putra mengucapkan terima kasih yang tulus atas bantuan yang diberikan oleh PT Semen Padang. Bantuan ini, kata dia, sangat berarti sekali bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat erupsi Gunung Marapi.

Erupsi Gunung Marapi telah berdampak pada lahan-lahan pertanian ma­sya­rakat yang gagal pa­nen. Bahkan, lahan hortikultura yang tertimbun abu vulkanik mencapai 2000 ha lebih. Kemudian, kerugian petani sejak 4 bulan belakangan ini mencapai Rp40 miliar lebih.

Selain lahan yang gagal panen, jumlah petani yang terdampak erupsi juga terus meningkat. Yang semula 3000an KK, naik jadi 5000 KK dan hari terakhir 7000 KK. Makin hari jumlah petani yang jadi korban terus bertambah. (ren/rel)