Malam Lailatul Qadar merupakan malam istimewa yang selalu dinantikan oleh umat Islam di bulan Ramadhan. Meskipun tanggal pasti keda tangan malam Lailatul Qadar tidak diketahui oleh siapapun kecuali Allah SWT, para ulama memberikan perkiraan tentang waktu kedatangannya.
Sejumlah ulama menyetujui bahwa malam itu jatuh pada salah satu dari sepuluh malah terakhir bulan Ramadhan. “Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh hari terakhir” (HR. Muslim).
Di malam Lailatul Qadar, umat Islam dianjurkan membaca dan memanjatkan doa untuk mendapatkan keistimewaan dan pahala yang berlimpah. Salah satu keistimewaan malam Lailatul Qadar adalah bahwa malam tersebut lebih baik daripada seribu bulan.
Selain itu, terdapat keistimewaan lainnya dari malam ini, di antaranya sebagai berikut;
- Malam Diturunkannya Al-Quran. Malam Lalilatul Qadar merupakan malam diturunkannya Al-Quran dari Lauhul Mahfudz ke Baitul Izzah (langit dunia), sebagaimana firman Allah SWT; “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam kemuliaan” (QS. Al-Qadar: 1)
- Malam yang Lebih Baik daripada Seribu Bulan. Malam Lailatul Qadar juga merupakan malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Allah SWT berfirman; “Tahukan kamu apa itu lailatul qadar? Lailatul qadar itu lebih baik daripada seribu bulan.” (QS. Al-Qadar : 2-3)
Menurut Syekh Abdul Halim Mahmud, ‘Seribu bulan’ yang dimaksud setara dengan 83 tahun 4 bulan yang merupakan umur standar manusia (dzalika ‘adah ‘umril insan).
“Seribu bulan adalah delapan puluh tiga tahun empat bulan. Itu merupakan standar umum umur manusia. Lailatul Qadar (alfu syahrin) lebih baik dari umur manusia, dari umur setiap manusia, baik umur manusia di masa lalu maupun umur manusia di masa mendatang. Intinya, Lailatul Qadar lebih baik dari (usia) zaman (Syekh Abdul Halim Mahmud, Syahr Ramadhan, halaman 21)
- Malam yang Dipenuhi Berkah Allah SWT berfirman; “Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah, (yaitu) urusan yang besar dari sisi Kami. Sesungguhnya Kami adalah Yang mengutus rasul-rasul.” (QS. Ad-Dukhan: 3-5)
- Malam yang Penuh Kesejahteraan. Selain penuh dengan keberkahan, malam Lailatul Qadar juga dipenuhi dengan kesejahteraan dan kedamaian. Hal ini berdasarkan firman Allah SWT; “Sejahteralah malam itu hingga terbit fajar.” (QS. Al-Qadar: 5).
- Malam Turunnya Para Malaikat. Disebutkan bahwa pada malam Lailatul Qadar, para malaikat turun ke bumi. Allah SWT berfirman; “Pada malam itu turunlah malaikat-malaikat dan Jibril dengan izin Allah SWT Tuhan mereka (untuk membawa) segala urusan.” (QS. Al-Qadar: 4).
- Malam Diampuninya Dosa Pada malam Lailatul Qadar, Allah SWT membuka pintu ampunan bagi siapa saja yang meminta ampun kepada-Nya. Rasulullah SAW bersabda; “Barangsiapa menegakkan shalat pada malam Lailatul Qadar atas dorongan iman dan mengharap balasan (dari Allah), diampunilah dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari, An-Nasa’i, dan Ahmad).
- Malam Pencatatan Takdir Tahunan. Berdasarkan keterangan dari Imam Nawawi rahimahullah dalam Syarh Muslim, bahwa catatan takdir ini nantinya akan ditampakkan pada malaikat dan ia akan mengetahui yang akan terjadi, maka ia akan melakukan tugas yang diperintahkan untuknya.
Hal tersebut juga terdapat dalam firman Allah SWT dalam Surah Ad-Dukhan ayat 4; “Pada (malam itu) dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.” Itulah keistimewaan malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik daripada seribu bulan. (**)






