PADANG, METRO – Puluhan penyandang disabilitas mengikuti seleksi Pekan Olahraga Paralympic Daerah (Peparda). Dimana, yang lolos seleksi ini akan mewakili Kota Padang ke tingkat provinsi pada April mendatang.
”Proses pendaftaran peserta sudah dimulai sejak tanggal 10-18 Februari lalu. Sedangkan untuk seleksi dilakukan pada 21 sampai 22 Februari,” ungkap Kepala Dispora Kota Padang, Azwin.
Dalam seleksi yang dilakukan di GOR H Agus Salim Padang itu, peserta terdiri dari seluruh SLB Kota Padang, klub olahraga penyandang disabilitas, komunitas dan individu penyandang disabilitas.
Sekitar 44 peserta mengikuti seleksi dengan cabang olahraga, yakni tuna grahita mengikuti tenis meja (4 orang), olahraga lempar bola (bocce) yang diikuti 12 peserta. Sementara, penyandang tuna daksa mengikuti cabang olahraga atletik (lari) 4 orang, catur 4 orang.
Sedangkan, untuk peserta penyandang tunanetra mengikuti cabang olahraga renang (4 orang), atletik (lari) 9 orang, catur 7 orang.
”Untuk seleksi ini Dispora Kota Padang bekerja sama dengan Pengcab dan National Paralympic Commitee (NPC) Kota Padang. Dari Paperda ini kita berharap bisa menyaring atletr terbaik dari Kota Padang untuk tampil di tingkat lebih tinggi,” ungkap Azwin, didampingi Ketua Pelaksana yang juga Kabid Olahraga Dispora Yuherdi.
Ditambahkan Yuherdi, untuk cabang olahraga atletik, catur, dan renang langsung mewakili Sumatera Barat ke tingkat nasional, sedangkan untuk cabang olahraga bocce dan tenis meja khusus bertanding hanya di dalam provinsi saja,” tandasnya.
Terbaik
Sementara itu, Kamis (21/2) sejumlah cabor sudah menuntaskan proses seleksi. Kabid Olahraga Dispora Padang Yuherdi mengungkapkan, untuk tenis meja putri, terbaik satu diraih SLB Negeri 2 Kota Padang, sedangkan untuk putra dari SLB YPPLB Padang.
Sedangkan, untuk bocce, juara satu putra dari SLB YPPLB Padang, juara satu putri SLB Kasih Ummi. (e)





