BERITA UTAMA

Biadab! Sholihin Perkosa ART lalu Disiksa sampai Mati, Berlaki-kali Disaksikan Ibu Kandung tapi Dibiarkan, Ibu bersama Dua Anak dan Menantu jadi Tersangka

0
×

Biadab! Sholihin Perkosa ART lalu Disiksa sampai Mati, Berlaki-kali Disaksikan Ibu Kandung tapi Dibiarkan, Ibu bersama Dua Anak dan Menantu jadi Tersangka

Sebarkan artikel ini
PEMBUNUHAN—Pelaku Sholihin (20) yang memperkosa ART dan menganiayanya hingga tewas ditangkap Tim Klewang Polresta Padang.

PADANG, METRO–Setelah menetapkan tiga orang yang terdiri dari ibu, anak dan menantu sebagai tersangka pembunuhan ter­hadap Asisten Rumah Tang­ga (ART), Nyimas Ariyanti (21) asal Muaro Bungo, Jambi, Tim Klewang Sat­reskrim Polresta Pa­dang kembali meringkus satu orang lagi pelaku yang menjadi aktor utama dari kasus tersebut.

Pelaku keempat yang berhasil diringkus dan sempat masuk da­lam Daftar Pencarian Orang (DPO) diketahui berna­ma Sholihin Mustakim (20). Ia ditangkap Tim Klewang Polresta Padang saat be­rada di tempat pesem­bunyiannya di Koto Baru, Kota Payakumbuh.

Kanit Reskrim PPA Pol­resta Padang, Iptu Adrian Afandi kepada POSMET­RO, Minggu, (24/3) menga­takan bahwa pelaku ter­sebut bernama Sholihin Mustakim (20) yang meru­pakan anak dari tersangka SH (46), adik dari tersangka NKP (24), dan ipar dari tersangka DA (32).

“Setelah melakukan penyelidikan, kami mendapatkan informasi bahwa pelaku berada di Koto Ba­ru, Payakumbuh. Dan akhir­nya kami melakukan upaya penangkapan paksa dengan di backup tim Opsnal Satreskrim Polres Payakumbuh,” katanya.

Berdasarkan, penga­kuannya kepada penyidik, dikatakan Iptu Adrian, tersangka Shilihin ikut me­lakukan penyiksaan terhadap korban, berupa tendangan dan bentuk kekerasan fisik lainnya, hingga korban meregang nyawa. Selain itu, dia juga mengaku telah menyetubuhi korban Nyimas berulang kali.

Baca Juga  Dipicu Cekcok Mulut, Keponakan Bacok Paman hingga Tewas, Leher Nyaris Putus di Kabupaten Pesisir Selatan

“Pengakuan tersangka Sholohin, seingatnya,lima kali dia lakukan di rumahnya yang beralamat di Ganting, Kelurahan Ganting Parak Gadang, Kecamatan Padang Timur, dan satu kali di atas mobil,” ujar Iptu Adrian.

Iptu Adiran menuturkan, yang lebih mirisnya lagi, aksi bejat Sholohin tersebut turut disaksikan oleh SH, yang merupakan ibu kandungnya sendiri. Ssayangnya, saat korban diperkosa oleh Sholihin, tersangka SH selaku orang tua tidak melarang aksi bejat anaknya tersebut.

“Pengakuan pelaku, dia turut melakukan penyiksaan terhadap korban. Bahkan dia sempat menyetubuhi korban berulang kali, bahkan seingatnya sudah lima kali, sejak tinggal bersamanya dan orang tuanya” jelas Iptu Adrian.

Sebelumnya, Polresta Padang telah menangkap tiga orang pelaku yang menghabisi nyawa Nyimas Ariyani, SH (46), NK (24), di Simpang Balai Baru, Kecamatan Kuranji, dan DA (32) di tangkap di salah satu warung yang berada di kawasan Ketaping, Kecamatan Batang Anai.

Baca Juga  3 Hari Didemo Mahasiswa, UIN IB Bergejolak

Kasus pembunuhan ter­hadap Nyimas Ariyani terbongkar usai berita kematian korban di ketahui oleh kakak kandung korban yang berada di Jambi. Setelah itu, kakak korban melaporkan ke Polresta Pa­dang yang merasa janggal dengan kematian korban.

Dengan dasar laporan tersebut, jelas Ipda Yanti, Tim Klewang mengamankan majikan korban sebanyak tiga orang yang berinisial SH (46), NK (24), dan DA (32), dan menetapkannya sebagai tersangka kasus pembunuhan tersebut.

Kata Ipda Yanti, sebagai barang bukti, Polisi menemukan bekas baju, celana, dan celana dalam korban yang sudah dibakar, serta hasil visum Bidokkes RS Bhayangkara Polda Sumbar, kain kasa bekas pembalut luka, serta papan nisan yang dipalsukan.

“Para tersanga ini berusaha menutupi kejahatan yang sudah terlanjur merenggut nyawa korban Nyimas Ariyani. Mereka mempercepat proses pemakaman Nyimas Ariyani dan membakar semua pakaian korban. Selain dipekerjakan sebagai ART, korban juga sering dipaksa oleh majikannya untuk mengemis di pinggir jalan agar mendapatkan uang,” tutupnya. (brm)