BERITA UTAMA

Menko Polhukam: KPU Umumkan Hasil Pemilu 2024 Hari ini, “Kalau Enggak Hangat itu Pesta Pernikahan, ini Pesta Demokrasi, Biasa,”

0
×

Menko Polhukam: KPU Umumkan Hasil Pemilu 2024 Hari ini, “Kalau Enggak Hangat itu Pesta Pernikahan, ini Pesta Demokrasi, Biasa,”

Sebarkan artikel ini
Menko Polhukam RI, Hadi Tjahjanto

JAKARTA, METRO–Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) RI Hadi Tjahjanto mengatakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) bakal mengu­mumkan hasil rekapitulasi Pemilu 2024 tingkat nasional pada Rabu 20 Maret 2024. Dia bilang dengan diumumkan Rabu besok maka masih sesuai rencana.

“Sesuai dengan UU 35 hari, setelah pemilu kita umumkan, berarti jatuh pada tanggal 20 Maret. Sekarang tanggal 19, berarti besok. Berarti sesuai dengan rencana,” kata Hadi di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa, 19 Maret 2024.

Menurut Hadi, KPU ba­kal mengupayakan agar perhitungan suara diselesaikan sehingga pengumuman tetap pada 20 Maret. Dia meyakini KPU sudah punya cara untuk menghadapi kendala.

“KPU terus berupaya untuk tepat waktu tanggal 20, tentunya upaya untuk menghadapi kendala-kendala itu KPU sudah memiliki cara. Kita doakan saja semua lancar tanggal 20, tepat waktu, diumumkan hasil pemungutan suara pemilu 2024,” tuturnya.

Hadi juga memastikan keamanan Indonesia relatif kondusif usai Pemilu 2024. Menurutnya, lumrah terjadi peningkatan eskalasi selama pesta demokrasi.

“Kalau enggak hangat bukan demokrasi, kalau enggak hangat itu pesta pernikahan, ini pesta de­mokrasi, biasa,” katanya.

Mantan panglima TNI itu menyebut sudah ada komunikasi antara pemerintah dan para elite politik yang berkontestasi di Pemilu 2024. Namun, ia tak mem­beberkan dengan pihak mana saja pemerintah sudah menjalin komunikasinya. “Ya Pasti. Beliau-beliau sudah saling komunikasi. Insya Allah aman,” ujarnya.

Adapun hingga per Selasa malam (19/3), KPU sudah merampungkan dan mengesahkan rekapitulasi suara dari 36 provinsi. KPU bakal melanjutkan rekapitulasi nasional hasil penghitungan suara Rabu (20/3). Tersisa 2 provinsi lagi yang rapat pleno rekapitulasinya belum diselesaikan yakni Papua Pegunungan dan Papua.

Dari hasil rekapitulasi di 36 provinsi ini, calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul di 34 provinsi. Sementara, Anies-Muhaimin hanya menang di dua provinsi sedangkan Ganjar-Mahfud kalah di semua provinsi. (*)