METRO PESISIR

MoU UNP dan Kabupaten Kepalauan Mentawai, Fernando: Pentingnya SDM Berkulaitas dalam Mengelola SDA

3
×

MoU UNP dan Kabupaten Kepalauan Mentawai, Fernando: Pentingnya SDM Berkulaitas dalam Mengelola SDA

Sebarkan artikel ini
PENANTANGAN MOU— Pj Fernando melakukan penandatangan MoU dengan Universitas Negeri Padang antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawal dengan Yayasan Sheep Indonesia, di aula kantor Bappeda, beberapa waktu lalu.

MENTAWAI, METRO–Penandatangan MoU antara Pemeintah Kabupaten Kepalauan Menta­wai dengan Universitas Negeri Padang dan Penandatanpan MoU antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawal dengan Yayasan Sheep Indonesia, Rabu (13 /3) di Aula kantor BAPPEDA.  Ikut hadir Ke­tua DPRD Mentawai, Yosep dan Kapolres, Dandim 0319, Kejari, Danlanal dan para kepala OPD.

Pembangunan sumber daya manusia yang ber­kualitas dan aspek pemberdayaan masyarakat dalam mengelola Sumber Daya Alam. Ini  merupakan salah satu konsep Peme­rintah Kabupaten Kepulau­an Mentawai da­lam rangka meningkatkan kesejahteraan masya­rakat.

Dengan berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun2020 tentang Tata Cara kerjasama daerah dengan daerah lain, dan Kerjasama daerah dengan pihak ketiga Pemerintah Kabupaten Kepulauan Men­tawai telah melakukan koordinasi dengan Universitas Negeri Padang dan Yayasan Sheep Indonesia mengenai Bahkan kerjasama daerah dan telah bersepakat untuk mengukuhkan kerjasama tersebut dalam bentuk penandatanganan kesepakatan bersama.

Baca Juga  Anggaran Terkuras Miliaran, Pembangunan Gedung DPRD Terbengkalai

Pj Bupati Mentawai, Fernando Jongguran Simanjuntak mengatakan, suatu kegembiraan bagi kami warga Kabupaten Kepualauan Mentawai. MoU antara Yayasan Sheep dengan pemerintah Kabupaten Kepualauan Mentawai.

“Dalam kegiatan ini kami memandangan bahwa pengembangan sumber daya manusia di Mentawai tidak terlepas dari universitas di dalam nya,” ungkap Pj Bupati Fernando Jongguran Simanjuntak.

Untuk mengakses pendidikan tinggi bagi ma­syarakat  dan juga pegawai, kalau harus ke luar dari Mentawai secara pembiayaan ini cukup keberatan. “Banyak orang tua yang ngos ngosan untuk menguliahkan anak nya di luar Mentawai. Oleh karena itu salah satu persyaratan PSDKU ini harus menghibahkan lahan dan ba­ngunan sehingga persya­ratan dasar ini bisa kita tindak lanjuti,” tuturnya.

Baca Juga  Jaga Warisan Ombilin untuk Budaya

“Mudah mudahan ta­hun ini bisa berjalan dengan baik. Dengan MoU hari ini, segala cita cita yang ada di Mentawai bisa tercapai. Kami mengucapkan terima kasih kepada  Universitas Negeri Padang atas kontribusinya,” sebut Fernando. (rul)