MARAPALAM, METRO–Pasangan suami isteri Benny Zalukhu (41) dan Mardika (39), sudah tinggal di rumah mereka di Jalan Marapalam Indah No. 10, RT 03 RW 08, Kelurahan Kubu Marapalam, Kecamatan Padang Timur, sejak 2005 lalu. Rumah mereka tidak layak huni.
Keluarga keturunan Nias dan menjadi mualaf tersebut tinggal bersama empat orang anaknya yang masih usia sekolah. Akibat penyakit paru-paru basah sejak 2010 lalu, Benny mengaku tidak sanggup lagi menafkahi keluarganya.
Sehingga Mardika, sang istri harus kerja banting tulang untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarga kecilnya dan membiayai sekolah keempat anaknya. Mulai dari kerja serabutan, hingga kuli angkat beras dilakoni Mardika demi memenuhi kebutuhan hidup.
Dengan terpilihnya sebagai penerima program Semata Walikota Padang, mereka sekeluarga merasa senang dan bahagia, karena rumahnya akan dibedah menjadi layak huni.
“Alhamdulillah, kami sekeluarga berterima kasih sekali kepada Pak Wali, Baznas Kota Padang dan bapak ibu semua yang telah membantu kami,” tuturnya dengan nada haru.
Wako Hendri Septa yang datang bersama rombongan akan memboyong keluarga tersebut untuk berbelanja perlengkapan lebaran dan berbuka puasa bersamanya di kediaman resminya di jalan Ahmad Yani.
Selain itu, keluarga tersebut akan menginap semalam di Rumah Dinas Wako di jalan Ahmad Yani, hingga sahur bersama dengan keluarga Benny sekeluarga, dan besoknya diantar pulang kembali ke rumahnya.
“Alhamdulillah, hari ini keluarga yang kita bantu, Bapak Benny Zalukhu yang merupakan seorang mualaf keturunan Suku Nias. Ia menikah dengan ibu Mardika dan tinggal di rumah ini sejak tahun 2005 silam,” kata Hendri Septa.
Selain itu, keluarga Benny juga mendapatkan bingkisan bantuan yang diberikan oleh Bank Nagari dan Baznas Kota Padang. (brm)






