Ramadhan Kareem

Makanan Sahur yang Menjaga Anda Tetap Terhidrasi dan Berenergi Selama Berpuasa

0
×

Makanan Sahur yang Menjaga Anda Tetap Terhidrasi dan Berenergi Selama Berpuasa

Sebarkan artikel ini
ILUATRASI— Makan sahur.

JAKARTA, METRO–Sahur merupakan momen dimana umat muslim mengonsumsi makanan dan minuman sebelum me­mulai puasa dalam sehari penuh. Sahur merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan dan keseimbangan tubuh selama bulan Ramadhan.

Saat menjalankan iba­dah puasa, tubuh menga­lami kekurangan cairan dan energi, yang dapat me­nyebabkan rasa lemas, lesu, tak berenergi hingga kurangnya daya tahan.

Oleh karena itu, memilih makanan yang tepat untuk sahur menjadi kunci dalam menjaga tubuh te­tap terhidrasi dan berenergi selama berpuasa.

Dilansir dari British Nutrition Foundation pada Kamis (14/3), berikut merupakan beberapa pilihan makanan sahur yang da­pat membantu Anda menjaga keseimbangan cairan dan energi, sehingga Anda dapat menjalani puasa de­ngan lebih nyaman dan ber­tenaga.

Pada waktu sahur, pastikan Anda minum banyak air dan memilih makanan yang mengandung banyak cairan untuk menjaga tubuh terhidrasi sepanjang hari.

Pilih juga makanan yang kaya karbohidrat untuk memberikan energi, dan pilihlah jenis makanan yang tinggi serat atau utuh jika memungkinkan.

Makanan yang kaya akan serat dapat membantu membuat Anda merasa kenyang lebih lama dan meningkatkan fungsi pen­cernaan dan mencegah terjadinya sembelit. Berikut adalah beberapa makanan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi saat sa­hur.

Makanan yang kaya karbohidrat seperti nasi. Jika Anda memilih hida­ngan gurih saat sahur, pastikan agar tidak terlalu asin. Pasalnya, hidangan yang terlalu asin dapat membuat Anda merasa sangat haus selama berpuasa.

Sereal. Sahur dengan sereal yang tinggi serat adalah pilihan yang baik karena memberikan ba­nyak serat dan juga diper­kaya dengan vitamin dan mineral tambahan. Saat dikonsumsi dengan susu, Anda juga mendapatkan cairan dan nutrisi penting seperti kalsium, yodium, dan vitamin B dari susu tersebut.

Jika Anda lebih cenderung mengonsumsi roti, pilihlah roti dengan varian gandum utuh karena mengandung lebih banyak serat, misalnya roti gandum utuh atau chapati.

Hindari mengonsumsi roti bersama dengan makanan asin seperti keju yang keras atau daging olahan. Sebagai alternatif, Anda bisa mencoba mentega kacang (tanpa garam tambahan), keju lembut/spread, atau pisang.

Karena roti cenderung kering, pastikan Anda minum banyak air atau cairan lainnya, atau Anda bisa mengonsumsi makanan yang kaya akan cairan se­perti sup kacang yang tentunya sangat cocok dikonsumsi saat sahur.

Jika Anda cenderung mengonsumsi oat, Anda bisa memilih untuk membuat bubur oat, yang juga akan memberikan cairan karena biasanya dibuat dengan susu atau air tambahan.

Alternatif lainnya a­dalah muesli dengan susu atau yogurt, atau oatmeal yang disiapkan semalam. Anda bisa mencoba dengan menambahkan buah segar atau buah kering, kacang-kacangan, atau biji-bijian sebagai topping.

Yogurt adalah pilihan makanan yang bagus untuk dikonsumsi saat sahur karena kaya akan nutrisi penting seperti protein, kalsium, yodium, dan vitamin B serta mengandung cai­ran. Anda bisa mencampurnya dengan sereal dan buah segar. (jpg)