BERITA UTAMA

Membaca Alquran Membawa Berkah dan Kebahagian

0
×

Membaca Alquran Membawa Berkah dan Kebahagian

Sebarkan artikel ini
Oleh : Zul Elfian (Wali Kota Solok)

MEMASUKI bulan Ramadhan tahun ini, membaca satu juz Al­quran setiap harinya bagi setiap pejabat di lingkungan Pemko Solok memang sudah menjadi kebiasaan. Program ta­darus sekaligus meng­khatamkan Alquran se­la­ma bulan Ramadhan, sudah menjadi kegiatan rutin bagi setiap pejabat di lingkungan Pemko Solok beberapa tahun belakangan ini.

Bahkan ucapan sa­ling mengingatkan “sudah baca juz berapa?” menjadi tidak asing dan sering terdengar dikalangan pejabat dan ASN dalam obrolan mereka di Balai Kota Solok. Kegiatan yang dibing-kai melalui program One Day One Juz (ODOJ) itu memang melibatkan para pejabat dilingkungan Pemko Solok.

Setiap bulan Ramadan tiap tahunnya, para pimpi­nan OPD di lingkungan Pemko Solok memiliki ak­tivitas, dimana masing-masing pejabat diwajibkan tadarus sebanyak 1 juz Alquran dalam satu hari. Dasar lahirnya program ini mengingat berbagai ke-utamaan bulan Ramadhan yang begitu banyak mem­bawa berkah dan kemulian.

Maka sangat disayang­kan bila Ramadhan itu di­biarkan datang dan ber­lalu meninggalkan kita be­gitu saja, tanpa ada usaha mak­simal dari kita untuk me-raihnya dengan mela­kuk­an berbagai ibadah dan amal shalih.

Setiap muslim, me­ya­kini bahwa Alquran adalah pedoman hidupnya. Keu­tamaan membaca Alquran setiap hari akan menja­dikan hidup lebih berkah dan membawa kebaha­gian dalam rumah tangga serta dimudahkan segala urusan. Rasulullah SAW bersabda: “Siapa saja membaca satu huruf dari Kitabullah (Al­quran) maka dia akan men­dapat satu kebaikan” (HR At-Tirmidzi).

Keutamaan selanjut­nya adalah memberi sya­faat di akhirat. Seperti yang di­riwayatkan dari Abu Uma­mah al-Bahili, Rasulullah SAW bersabda, “Bacalah Alquran, maka sesungguh­nya ia akan datang di hari kiamat memberi syafaat kepada pembacanya”.

Beranjak dari pemiki-ran di atas, hendaknya men­jadi pendorong bagi se­­mua insan untuk me-num­buhkan rasa cinta mem­baca Alquran, te­ru­tama di bulan Rama­dhan. Dan pada bulan Ra­ma­dhan, Pemerintah Kota Solok sengaja merangsang pejabat ke arah tersebut dengan menggulirkan program tadarus sekaligus mengkhatamkan Alquran selama bulan Ramadhan.

Sebagaimana program ODOJ yang dikenal selama ini, pimpinan OPD dapat mengkhatamkan Alquran dalam satu hari secara ber-sama. Program One Days One Juz ini merupakan program mengaji secara ber­sama-sama dimana waktu dan tempat tidak meng-gangu aktivitas yang ada.

Kepercayaan, ya se-buah kepercayaan dan kejujuran juga menjadi bagian dalam kegiatan ini. Setidaknya masing masing pejabat yang telah mem-baca 1 juz Alquran sesuai dengan jatah yang telah ditentukan dapat membe-ritahukan kepada orang yang ditunjuk sebagai ad-min dalam kelompoknya.

Dalam prakteknya, pa-ra pimpinan OPD yang ada dilingkungan Pemko Solok dibagi dalam dua tim. Di-mana satu tim beranggo-takan 30 orang (terdiri dari Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekda, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Sekretaris OPD, Kabag dan Camat).

Tim pertama dimulai dengan juz pertama oleh Wali Kota Solok dan tim dua dimulai dengan juz pertama oleh Wakil Wali Kota Solok. Sementara ma-sing masing anggota tim lainnya ke­bagian membaca satu juz berbeda. Dan setiap hari semua tim membaca Al­quran dengan membaca juz yang ber­beda.

Dengan membaca se-cara bersama-sama, satu tim akan bisa khatam 30 juz Alquran setiap hari nya selama 30 hari selama bu­lan Ramadhan. Dan ang-go­ta tim otomatis bisa me­namatkan 30 juz dalam jangka waktu 30 hari me-ngisi bulan Ramadhan.

Melalui kegiatan ini men­jadi sebuah harapan sebetulnya dimana dengan pelaksanaan One Day One juz oleh pejabat Pemko Solok ini dapat memotivasi masyarakat luas dan selu-ruh ASN agar lebih men-cintai Alquran. Setidaknya kebiasaan ini membawa kebaikan dalam rumah tangga dan mendatangkan rahmat.

Dengan berupaya me-ngakrabkan diri dekat de-ngan Alquran, jelas akan meningkatkan kedisiplinan untuk mengkhatamkan Al-quran setiap bulannya ser-ta perbanyak amal-amal yang baik terutama di bu-lan yang penuh rahmat dan ampunan ini.

Di samping itu, kegiatan ini sejalan dengan visi misi dalam mewujudkan ma-syarakat yang berkepriba-dian religius melalui pe-nguatan keimanan dan ke-takwaan kepada Allah SWT.

Begitu banyak keuta-maan dalam membaca Al­quran yang kita dapatkan jika kita menyadarinya. Baik itu untuk diri sendiri maupun orang yang di se-kitar kita. Karena kita yang membaca mendapat paha­la dan orang yang mende-ngarkan dengan baik ju-ga mendapatkannya juga, itu-lah kelebihan dalam mem-baca kitab suci Alquran.

Ketentuan-ketentuan Allah SWT mengenai pua-sa Ramadhan yang demi-kian sempurna mengisya-ratkan kemuliaan dan pen-tingnya puasa bagi orang yang beriman. Yaitu agar kita menjadi orang yang bertaqwa.

Puasa pada bulan Ra-madhan juga menghapus dosa-dosa yang melekat pada diri kita. Tentunya dengan memperbanyak mengerjakan amal saleh. Allah Taala menyediakan Ramadhan sebagai fasi-litas penghapusan dosa selama kita menjauhi dosa besar.

Melalui berbagai akti-fitas ibadah di bulan Ra-madhan Allah SWT meng-hapuskan dosa kita. Begitu pula dengan melakukan shalat malam (tarawih, witir dan tahajud) serta membaca  Alquran pada bulan Ramadhan dapat menghapus dosa yang te-lah lalu. (***)