SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Dinas UMKM Sumbar dan Dinsos PPPA Sijunjung Gelar Bimtek Peningkatan Ekonomi Perempuan

0
×

Dinas UMKM Sumbar dan Dinsos PPPA Sijunjung Gelar Bimtek Peningkatan Ekonomi Perempuan

Sebarkan artikel ini
BIMBINGAN TEKNIS— Dinas UMKM Sumbar dan Dinsos PPPA Sijunjung menggelar Bimbingan Teknis Peningkatan Ekonomi Perempuan di Ruang Pertemuan Lantai dua Kantor Wali Nagari TBA Selatan, Jorong Pincuran VII, Kecamatan Sumpur Kudus.

SIJUNJUNG, METRO–Dalam mendukung pro­gram Non Fisik TMMD ke-119, Danramil 08/KMS Lettu Inf Yepril di wakili oleh Babinsa Sertu Muhammad Hadi mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis Pe­ningkatan Ekonomi Perempuan di Ruang Pertemuan Lantai dua Kantor Wali Nagari TBA Selatan, Jorong Pincuran VII Kecamatan Sumpur Kudus, baru baru ini.

Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Sumpur Kudus di wakili oleh Sekcam Jaz­nul, Babinsa Koramil 08/KMS Sertu Muhammad Hadi, Kadis P3AP2KB PROV Sumbar Di Wakili oleh Kabid KHP Mulyadi, Kadis Sosial PPRPA Sijunjung Yopritas ST, MT, Ketua UMKM Sumbar Elizawati, Sek Nag TBA Selatan Pak Emri Sardi, Nara Sumber keterampilan Bu Mia dan Peserta Bimbingan Teknis Pe­ningkatan Ekonomi Perempuan.

Baca Juga  Menpan-RB Ajak ASN Dukung Pengelolaan dan Promosi Wisata

“Pada kesempatan ter­­sebut dilakukan de­monstrasi memasak aneka makanan, yang diha­rapkan mampu me­ning­katkan kemampuan dan ke­te­ram­pilan ibu-ibu da­lam membantu perekonomian keluarga,” ucap Jaz­nul.

Sementara itu, Danramil 08/KMS Lettu Inf Yepril di wakili oleh Babinsa Sertu Muhammad Hadi dalam wawancaranya me­nyampaikan, bahwa semua kegiatan memang akan dicurahkan untuk masya­rakat Nagari TBA Selatan sebagai lokasi sasaran TMMD ke-119 ini. Dan ada juga sebagian kegiatab Non Fisik di berikan kepada masyarakat Nagari Pa­dang Laweh.

Baca Juga  Bawaslu Gelar Pelatihan Jurnalistik

“Program-program uta­ma pemberdayaan ma­syarakat, pemberdayaan perempuan, akan kita ge­lontorkan untuk sebesar-besarnya guna meningkatkan kemampuan dan ke­terampilan masyarakat Nagari TBA Selatan sehingga pasca TMMD ini mampu menjadi desa mandiri,” tegas Muhammad Hadi. (ndo)