PESSEL METRO–Tim SAR gabungan kembali menemukan satu jenazah korban banjir yang hanyut di aliran sungai, Kampung Tanah Galah Koto Pulai, Kenagarian Baruang-Baruang Balantai Selatan, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (12/3) sekitar pukul 15.05 WIB.
Ditemukannya jenazah korban bencana itu setelah hari keenam Tim SAR gabungan melakukan pencarian. Dengan ditemukannya jenazah itu, jumlah korban bencana banjir dan longsor di Kabupaten Pessel yang masih dinayatakan hilang sebanyak lima orang.
Penemuan mayat tersebut dibenarkan Kepala Kantor SAR Padang Abdul Malik. Menurutnya, jenazah korban banjir yang ditemukan itu berjenis kelamin laki-laki dan ditemukan di pinggir sungai Kampung Tanah Galah Koto Pulai, Kenagarian Baruang-Baruang Balantai Selatan.
“Ditemukannya jenazah ini memasuki hari keenam pencarian. Setelah ditemukan, jenazah selanjutnya dievakuasi dari sungai dan dibawa ke ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Muhammad Zein Painan untuk proses identifikasi,” jelas Abdul Malik.
Abdul Malik menuturkan, untuk pencarian di Kecamatan Bayang dan Kecamatan Sutera hingga Selasa sore (12/3) tim belum berhasil menemukan korban banjir dan tanah longsor yang dilaporkan hilang. Begitu juga dengan korban di Tarusan juga belum membuahkan hasil, sehingga masih terus dilakukan pencarian.
“Sesuai SOP pencarian korban hilang akibat bencana alam dilaksanakan selama tujuh hari. Artinya, Rabu (12/3) merupakan hari terakhir pencarian. Apabila lima korban lainnya tidak ditemukan maka SAR bersama instansi terkait lainnya akan melakukan evaluasi,” ujar Abdul Malik.
Sebelumnya, Abdul Malik menuturkan, pencarian dilaksanakn di tiga tempat yaitu di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kecamatan Sutera, dan Sungai Bayang. Kendala pencarian korban di Langgai, Kecamatan Sutera, lokasi pencarian sangat jauh dari posko, sehingga Kantor SAR Padang sudah mendirikan Pos Laju di sana.
“Namun untuk mencapai lokasi longsor tersebut, baru bisa dilalui dengan kendaraan roda dua kemudian harus berjalan kaki. Sementara pencarian satu orang hanyut di Batang Bayang akan diperluas ke laut,” kata dia. (rio)






